Home / Headline / Kepala UPTD Pasar Pesta Narkoba di Karaoke

Kepala UPTD Pasar Pesta Narkoba di Karaoke

1604.01.pejabat pakai narkoba (1)

Tiga wanita yang diamankan Polres Muaraenim tengah pesta narkoba bersama SLV, Jumat (15/4).

Muaraenim, BP

Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Muaraenim menangkap SLV (53), Kepala UPTD Pasar Kota Muaraenim, di sebuah tempat karaoke, Kamis (14/4).

Oknum pegawai negeri sipil (PNS) ini diduga menggelar pesta narkoba saat jam kerja bersama Sri W (38), oknum PNS, dan dua warga lainnya, Nurhn (41) dan Evi Y (40).

Saat digrebek, keempatnya sedang asyik menyanyi dan berjoget di salah satu ruangan tempat hiburan tersebut dan ditemukan satu butir pil ekstasi warna merah berlogo angka 8.

Baca:  1 Kilogram Shabu Gagal Beredar di Palembang

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Bustomi mengatakan, penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat yang menyebut akan ada transaksi narkoba di tempat karaoke tersebut.

Lalu ketika petugas melakukan penggeledahan, dari salah satu ruangan didapati SLV sedang menyanyi dan berjoget bersama tiga orang teman wanitanya.

Berdasarkan hasil penggeledahan di dalam ruangan, petugas menemukan barang bukti pil ekstasi, sehingga keempat pelaku langsung digelandang ke Mapolres Muaraenim.

Baca:  Palembang Pasar Potensial Narkoba

“Hasil tes urine menyatakan kalau keempat pelaku positif mengandung narkotika dan saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas,” katanya, Jumat (15/4).

Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar ketika dimintai tanggapan terkait penangkapan ini merasa sangat kecewa dan marah.

Selama ini dirinya telah berulang kali menyampaikan kepada para pejabat dan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaraenim agar menghindari narkoba.

“Saya sudah mendapatkan informasi soal penangkapan itu. Sesuai dengan komitmen saya, siapa saja yang terlibat narkoba maka sanksinya dipecat,” tegas Muzakir ketika dihubungi melalui ponselnya, kemarin.

Baca:  Kurir Shabu Disergap Aparat

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muaraenim Herawati mengaku terkejut atas penangkapan kedua PNS tersebut. “Saya baru tahu ini,” ucapnya.

Menurutnya, atasan kedua PNS ini harus segera menindaklanjutinya dengan mengonfirmasi ke Polres Muaraenim dan meminta surat bukti penahanan.

“Berdasarkan surat penahanan inilah nantinya akan kita proses untuk disampaikan kepada bupati yang akan mengeluarkan pemberhentian sementara,” imbuhnya.# tim

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pekan Pustaka Palembang, Pamerkan Koleksi Pustaka dan Manuskrip Kuno

Palembang, BP   TIGA perpustakaan di kota Palembang yaitu Perpustakaan Masjid Agung Palembang , Perpustakaan Umariyah dan Perpustakaan Al Washliyah memamerkan beragam koleksi pustaka ...