Home / Headline / Baku Tembak Dengan Perampok, Kapolsek Tertembak

Baku Tembak Dengan Perampok, Kapolsek Tertembak

1504.01.kapolsek ditembak (2)PALI, BP

Satu butir peluru senjata api salah satu pelaku bersarang di betis kanan Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono, setelah terjadi baku tembak dalam proses penangkapan, Rabu (13/4) malam.

Dalam penyergapan terhadap pelaku perampokan yang sedang menggelar pesta narkoba di rumah Antoni (38), di Dusun 1, Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI itu, Ade Sintia (15), anak tersangka Antoni yang sedang berada di dalam rumah, terkena peluru di bagian pinggang hingga membuatnya tak berdaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setelah mengetahui keberadaan delapan pelaku perampokan mobil travel dengan korban Supardi (24) di Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, tim gabungan dari jajaran Polres Muaraenim dan Prabumulih mengepung kediaman tersangka Antoni yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Polsek Panukal.

Tak lama kemudian, terjadi baku tembak yang mengenai petugas dan anak tersangka. Bahkan agar tak ditangkap, tersangka Anton tega menyandera putranya sendiri, Andra (4).

Namun berkat kesigapan petugas, akhirnya tersangka Antoni bersama tujuh pelaku lain yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang terkait kasus perampokan dan penyalahgunaan narkoba, berhasil dibekuk. Mereka adalah Depis Edi, Novi Apriansyah, Farid, Julianto, Aditia Setiadi dan Aripin serta Alfin Kayudi. Sedangkan putra tersangka Antoni yang disandera dapat diselamatkan tanpa terluka.

Baca:  Tembak Kepala Sendiri, Elfran Berpotensi Jadi Tersangka

Adapun AKP Indrowono dan Ade Sintia yang menjadi korban penembakan dilarikan ke Puskesmas setempat. Setelah mendapat perawatan, mereka diperbolehkan pulang.

Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto didampingi Kasat Reskrim AKP M Khalid Zulkarnain mengatakan, penyergapan dilakukan setelah berkoordinasi dengan Polres Prabumulih, karena ada DPO di wilayah Muaraenim.

“Ketika disergap, pelaku berjumlah delapan orang tengah menggelar pesta narkoba dan melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan yang mengenai Kapolsek Penukal Abab,” katanya.

Tak hanya itu, sebelum diamankan, Nuryanto menjelaskan sempat terjadi negosiasi cukup panjang antara petugas dan tersangka Antoni yang menyandera anaknya.

“Sedang dilakukan negosiasi, tersangka sempat tertidur dan saat itulah petugas bergerak cepat mengamankan anaknya dan meringkus tersangka,” jelasnya.

Baca:  Diselamatkan dari Amuk Massa, Pencuri Berbalik Menyerang Polisi

Kapolres menuturkan, empat pelaku merupakan DPO kasus perampokan di Prabumulih, sehingga proses hukum dilakukan di sana.

Sedangkan untuk tersangka Antoni, Parid, Novriansyah, Julianto diamankan di Polres Muaraenim atas kasus penyalahgunaan narkotika serta kepemilikan senjata api dan melawan petugas.

Dalam penyergapan ini, dirinya menambahkan, juga diamankan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver. Lima butir peluru aktif untuk jenis senjata M16. Empat selongsong peluru jenis M16, sisa dua paket shabu dan alat isap shabu, sebilah pisau dan satu unit mobil Toyota Avanza.

Sementara itu Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono yang terbaring lemah dengan luka tembak tidak banyak komentar dan menyerahkan kasus ini ke Polres Muaraenin.

“Langsung saja konfirmasi ke Polres, karena dari delapan pelaku itu ada DPO perampokan di Prabumulih, serta pelaku diamankan di Polres Muaraenim dan Prabumulih,” ucapnya.

Baca:  Presiden Instruksikan Kementerian Terkait Serap Karet Petani Sumsel

Akibat penyergapan yang diwarnai baku tembak ini, keluarga tersangka Antoni belum dapat pulang ke rumah karena masih dipasang garis polisi serta hampir seluruh kaca jendela bolong akibat bekas tembakan.

Dewa Artati, istri tersangka Antoni menuturkan sebelum kejadian ia hendak keluar rumah dan saat berada di teras dua polisi masuk ke rumah.

Kemudian ibu tiga anak ini langsung teriak memberitahu suaminya yang ada di dalam dan saat itu juga terjadi baku tembak.

“Aku baru keluar rumah, tiba-tiba dua polisi masuk jadi aku teriak, ayah (Anton-red) ada polisi. Kemudian polisi itu masuk dan menutup pintu dan terdengar suara tembakan,” tuturnya.

Dia mengakui akibat baku tembak itu putrinya yang masih duduk bangku kelas IX terkena tembakan di bagian pinggang sebelah kanan.

“Saat itu dia lagi di kamar, dengar bunyi ledakan terbangun dan ketika mau menggendong adiknya, pinggangnya terluka,” ujar Dewa. # hab/nur

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Satgas TMMD Ke 104 , Kodim 0418 Palembang Tanam Pohon

Palembang, BP Usai penyerahan kunci rumah milik Salim, anggota Satgas TMMD juga melakukan penanaman pohon yang dilakukan oleh Komandan Koramil ...