Home / Headline / Tubuh Sang Koki Hancur Ditabrak Kereta

Tubuh Sang Koki Hancur Ditabrak Kereta

1104.01.tabrak kereka (2)

Zakaria Karnaen semasa hidup bersama istri, Ningsih.

Palembang, BP

Zakaria Karnaen (36), koki rumah makan salah satu mall di Palembang, tewas ditabrak kereta api Bukit Serelo, Jurusan Lubuklinggau, yang melintas di kawasan ‎Keramasan, Kecamatan Kertapati, Minggu (10/4).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga warga Jalan KH Azhari, RT16/4, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II Palembang ini sengaja berjalan di atas rel saat kereta akan melintas.

Ia mendatangi lokasi tersebut setelah mengantarkan istrinya, Ningsih (25) ke rumah orangtuanya di kawasan Jakabaring, Palembang. Lalu pamit pulang dengan alasan pergi bekerja. Namun setelah sampai di rumah, korban hanya meninggalkan sepeda motor, lalu pergi lagi dan akhirnya keluarga mendapat kabar korban ditabrak kereta api.

Baca:  Terobos Lampu Merah, Bapak-Anak Tertabrak Truk

Hingga saat ini keluarga maupun pihak yang berwajib belum mengetahui secara pasti penyebab korban melakukan aksi bunuh diri tersebut.

Ditemui di Ruang Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang, Ningsih terlihat menangis dan belum mau berkomentar banyak perihal kepergian pria yang baru lima bulan mengarungi bahtera rumah tangga dengannya itu.

Ia mengaku tak menduga kalau peristiwa itu sampai terjadi. Terlebih, tidak ada firasat ataupun kejanggalan pada diri suaminya.

“Tidak ada firasat apa-apa, hanya tadi malam agak gelisah dan sulit tidur dan tadi pagi (kemarin-red) tak lama dari dia pamit pulang, kami dapat kabar ditabrak kereta,” katanya.

Baca:  Dua Motor Diseruduk Truk Trailer dari Belakang

Kalau memang Zakaria bunuh diri, dirinya mengaku tak mengetahui masalah yang terjadi. Karena selama ini suaminya merupakan sosok pendiam dan jarang menceritakan masalah yang menimpanya.

Sementara itu, Hendri (30) salah satu sepupu korban menuturkan, setelah mengantarkan Ningsih, Zakaria sempat pulang ke rumah dan meninggalkan sepeda motornya.

“Setelah menaruh motor, dia keluar lagi jalan kaki dan tak lama kami dapat kabar kejadian ini. Rencananya jasad korban akan dimakamkan di TPU Telaga Swidak,” tuturnya.

Baca:  Grand Livina Tabrak Pagar, Penumpang Luka, Sopir Kabur

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, korban sempat berdiri di atas rel kereta api.

Hanya selang beberapa menit datang kereta api melaju kencang dan seketika menabrak tubuh korban hingga mengalami luka cukup parah serta beberapa bagian tubuh hancur.

“Hasil pemeriksaan sementara korban diduga sengaja bunuh diri, namun saat ini petugas di lapangan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Setelah menerima laporan kejadian ini, Maruly menambahkan, Tim Identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa jasad korban ke RSMH Palembang untuk dilakukan visum. #ndi

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres, PBB Masih Netral, PAN-Hanura Solid Dukung 1 dan 2

Palembang, BP Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palembang, Chandra Darmawan mengaku, hingga saat ini, PBB belum tentukan arah ...