Home / Headline / Widodo Besut Sriwijaya FC

Widodo Besut Sriwijaya FC

Widodo Cahyono Putro11-ISTIMEWA Palembang, BP

Teka-teki siapa Pelatih Kepala Sriwijaya FC teranyar di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, akhirnya terjawab, dia tak lain mantan Pelatih Gresik United Widodo Cahyono Putro.

 

Pelatih berusia 45 tahun ini sudah tiba di Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, Kamis sore (7/4). Saat pertama kali datang, dia didampingi Sekretaris Tim Achmad Haris.

Hanya saja, meskipun sudah tinggal satu atap bersama pemain SFC yang sudah tiba duluan, seperti M. Ridwan, Fachrudin dan Thierry Gathuessi, pelatih kelahiran 8 November 1970 ini masih enggan menyebutkan jika dirinya sudah resmi menjadi pelatih SFC.

Menurutnya, kedatangan ke sini, hanya ingin memaparkan program kerjanya jika nanti deal dengan Laskar Wong Kito.

“Saya datang ke sini, karena ingin memaparkan program kerja yang akan disusun dengan manajemen. Nantinya, setelah diskusi, saya berharap ada keputusan apakah saya menjadi pelatih SFC atau tidak,” kata Widodo C Putro kepada awak media saat dijumpai di gedung C Wisma Atlet Jakabaring, Kamis (7/4).

Baca:  Laskar Wong Kito Harus Bermain Lepas dan Ngotot

Tapi bila resmi menjadi pelatih SFC, tentu hal itu akan menjadi kebanggaan sendiri baginya. Ini karena SFC merupakan tim besar.

Tim ini punya keuangan yang sehat, pemain berkualitas dan fasilitas yang memadai. Suatu kebanggaan baginya bila dapat teken kontrak dengan Laskar Wong Kito.

“Jika nantinya sudah deal, dirinya akan berusaha membawa SFC meraih gelar juara,” ucapnya.

Saat disinggung apakah melatih SFC akan menjadi beban, mengingat harapan SFC juara sangat besar di ISC, setelah di tiga turnamen sebelumnya gagal juara, mantan Pelatih Persela Lamongan ini mengaku hal itu sama sekali tidak menjadi beban.

Baca:  Duel Dua Tim Pincang

Di manapun dia berlabuh, setiap tim tentu memasang target yang tinggi. Telah menjadi konsekuensi dari profesinya sebagai pelatih untuk dapat mencapai hal itu.

“Meskipun SFC beberapa kali gagal di turnamen, semua itu tidak akan menjadi beban saya untuk melatih di sini. Saya akan terus memperjuangkan SFC menjadi nomor satu. SFC merupakan tim yang luar biasa, selalu di papan atas,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Tim SFC Achmad Haris, saat disinggung mengenai status Widodo, juga masih terkesan malu-malu mengakui bila dia pelatih SFC.

Pria berkaca mata ini menjelaskan, bila kedatangan pelatih kelahiran Cilacap ini untuk menyampaikan program-program yang telah disusun bila melatih SFC.

 

“Bukan saja Widodo, sebelumnya kita sudah mendengar paparan mantan Pelatih Arema Cronus Robert Rene Albert di Jakarta. Ini giliran Widodo, kita dengarkan dulu, besok (hari ini-red) akan diumumkan,” jelasnya.

Baca:  Maitimo Sempat Dilarikan ke IGD

Tapi, Presiden SFC Dodi Reza Alex dengan lantang menjelaskan bila Widodo akan melatih SFC di kompetisi ISC 2016. Arsitek kelahiran Cilacap, Jawa Tengah ini dipercaya menjadi suksesor Benny Dollo.

“Dari segala aspek, Widodo diharapkan bisa memberikan aspek positif bagi SFC. Jam terbang dia dan approach (pendekatan-red) ke pemain cukup bagus,” ungkap Presiden Klub SFC Dodi Reza singkat.

Pada kompetisi ISC 2016 nanti, SFC diharapkan dapat meningkatkan performa tim dan keluar sebagai juara. Apalagi gengsi di ISC tentunya lebih bergengsi dari turnamen Piala Bhayangkara, Piala Gubernur Kaltim ataupun Piala Presiden. Bila sebelumnya hanya turnamen, kali ISC berbentuk kompetisi sehingga tentu akan punya gengsi yang lebih tinggi. #zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

APBD Sumsel 2020 Diprediksi Meningkat

Palembang, BP Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Yansuri memprediksi ABPB Provinsi Sumsel 2020 akan terjadi peningkatan. “ Besarnya ...