Home / Headline / Lahat Bangun Kawasan Wisata Benteng Lematang

Lahat Bangun Kawasan Wisata Benteng Lematang

penataan Benteng LemtangLahat, BP
Aksi penggusuran bangunan dan juga tempat tinggal warga yang ada di sepanjang kawasan tepian Lematang, atau dikenal dengan kawasan benteng oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat beberapa waktu lalu, ternyata membawa serta cita-cita lain yang disiapkan. Pemkab Lahat sudah merancang untuk membangun lahan itu menjadi kawasan taman kota dan wisata.

Salah satunya, di wilayah tersebut akan dibangun jalan di atas bendungan sepanjang 1 km. Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva’i, SE mengatakan, pihaknya berencana mengembalikan fungsi dari Benteng Lematang menjadi kawasan yang asri dan nyaman. “Dahulu tempat ini satu-satunya tempat kita berenang dan berlibur. Pohon besar yang ada ditata semakin asri. Juga pusat jajanan Lahat,” kata Aswari.

Baca:  Jelajahi Alam Lahat, WAR(i) JTA Diikuti1.450 Crosser

Kepala Dinas PU Bina Marga (BM) dan pengairan Kabupaten Lahat Ir Herman Oemar membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, nantinya di lapangan akan ada dan dibangun akses jalan sepanjang 1 km, hingga ke kawasan bendungan di Lahat Tengah.

“Kita saat ini sedang membuat pembangunan akses jalan di pinggir tepian Sungai Lematang Lahat. Di mana akses tersebut nantinya menuju langsung ke bendungan di Lahat Tengah, di samping nantinya akan menata kawasan benteng untuk jadi taman dan pondok-pondok kuliner,” ungkap Herman.

Dilanjutkannya, kawasan benteng juga nantinya kurang lebih akan dibuat persis menyerupai layaknya kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) di Palembang. Diharapkan ke depan, lokasi akan menjadi lebih tertata rapi, dan suasana bisa menarik, karena akan banyak pondok-pondok kuliner serta jajanan khas daerah Kabupaten Lahat, atau bisa dikatakan menjadi suatu objek wisata baru.

Baca:  Lahat Gelar Kejurnas Panco, Juri Ade Rai

“Fungsinya akan kita alihkan, tak hanya sebatas kawasan tepian sungai yang bisa dikatakan kumuh. Kedepan diharapkan bisa menjadi suatu lokasi wisata unggulan baru di Lahat,” terangnya lagi.

Ditanya mengenai dana anggaran, Herman Oemar belum secara gamblang mengemukakannya. Yang jelas dikatakannya, dana tersebut berasal dari tiga sumber, yakni dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), APBD Provinsi, serta APBD daerah Kabupaten Lahat.

“Insya Allah target penyelesaiannya sampai 2018 nanti, mari kita sama-sama dukung pelaksanaannya,” ucap Herman Oemar.

Baca:  Offroader Shalat Jumat di Atas Batu Besar

Di tempat terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Lahat H Ismail Lukman, SH didampinggi Kabid Kedaruratan dan Logistik Drs Akhmad Albar menegaskan, untuk tepian Lematang, memang pengerjaaanya di lakukan oleh pihak BPBD melalui dana APBN pusat.

“Memang benar, ada dua instansi yang mengerjakan pembangunan ini, yakni dari Dinas PU dan BPBD. Namun bagi kita, hanya membangun tepian lematang saja, dimana tujuannya adalah untuk memompang dan menahan beban agar jembatan lematang tidak ambruk akibat pengikisan. Serta tak hanya itu saja, dengan dibangunnya proyek ini, akan menjadikan tepian Lematang sebagai taman kota. Oleh karena itulah, sebagian rumah dan warung usaha di tepi lematang sudah kita gusur,” bebernya. #ufi

x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Sambangi Istana Bogor, Bahas Progres Asian Games

Bogor, BP— Untuk memastikan persiapan Asian Games 2018 berjalan baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Rapat ...