Home / Headline / Masjid Agung Harus Bersih dari Pedagang

Masjid Agung Harus Bersih dari Pedagang

 100 Petugas Pol PP Amankan Halaman dan Sekitar Masjid

DSCN4463

Kms H Abdul Halim Ali

Palembang, BP
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang selama ini kondisinya kumuh dan semerawut lantaran banyak pedagang berjualan baik di halaman dan sekitar Masjid Agung Palembang ditambah lagi banyaknya iklan dan hal-hal yang berbau komersial (niaga/perdagangan).
Padahal kondisi semrawut itu mengganggu ketertiban dan kenyamanan beribadah di Masjid Agung Palembang.
Terutama setiap Jumat, halaman pekarangan dan trotoar Masjid Agung Palembang selalu dipergunakan para pedagang dadakan untuk menjajakan barang dagangannya.
Hal ini sudah lama dilakukan oleh para pedagang yang mengadu nasib dengan mencari berkah berjualan di halaman masjid. Biasanya mereka melakukan transaksi sebelum dan sesudah salat Jumat, hal ini sangat memprihatinkan bagi warga kota Palembang terutama Ketua Pembina Masjid Agung Palembang Kms H Abdul Halim Ali yang juga tokoh masyarakat Palembang ini.
Kms H Abdul Halim Ali     menyayangkan kondisi Masjid Agung yang kumuh dan semerawut akibat banyak pedagang berjualan sekitar Masjid Agung Palembang yang mengakibatkan lokasi parkir tidak ada lagi karena dipenuhi pedagang.
“Masjid Agung Palembang tidak ada yang punya, tapi punya Allah,  dan ini semerawut tidak bersih jadinya.  Kalau kondisinya seperti ini terus akhirnya masjid jemaahnya berkurang, 10 hari lalu aku kumpulkan pengurus masjid besar di Palembang membicarakan kondisi Masjid Agung Palembang  ini, padahal Masjid Agung Palembang menjadi pusat perhatian dunia dibuat seperti itu, itu mana pengurusnya , tidak mampu jawabnya, sekarang kita bertekad kita bersihkan halaman Masjid Agung , tidak ada penjual dan pedagang di situ, halaman Masjid Agung hanya untuk parkir kendaraan, alhamdulilah aku meminta pemerintah setempat seperti Walikota Palembang, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, aku datangi dan ceritakan kondisi Masjid Agung Palembang dan mereka mendukung,” kata H Halim didampingi dewan pengawas masjid Agung Palembang Adi Rasyidi usai penertiban pedagang di halaman Masjid Agung Palembang, Jumat (25/3).
Selain itu pembersihkan juga dilakukan terhadap merek-merek dagang yang berada dalam areal Masjid Agung.
“Iklan motor itu, sampai hati bener di tempat wudhu, masuk masjid,  jadi hari ini dengan resiko tinggi, saya sudah kontak Walikota Palembang dan siang tadi Pak Walikota mengirimkan 100 Pol PP membersihkan pedagang-pedagang itu dari halaman pedagang Masjid Agung Palembang, kini sudah bersih,” katanya sembari mengatakan kalau sudah ada empat Masjid yang telah diamankan dan diselesaikan permasalahanya oleh  dirinya yaitu Masjid Al Falah terkait masalah parkir kendaraan anak-anak sekolah, Masjid At Toriq terkait soal mazhab, Masjid Ki Merogan terkait jalan masuk ke masjid termasuk Masjid Agung Palembang.
Seterusnya dia meminta tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman Masjid Agung Palembang, jika masih ada pedagang berjualan dalam halaman Masjid Agung dan sekitarnya maka dagangannya akan di rampas oleh aparat terkait.
Selain itu, H Halim juga menjamin, apa pun bentuk komersial (iklan/promosi) di lingkungan masjid Agung Palembang, telah ditertibkan, dan tidak melihat itu produk tertentu dalam halaman dan sekitar Masjid Agung Palembang.
Dia mengajak umat Islam kota Palembang menjaga kebersihan Masjid Agung Palembang baik halaman dan sekitarnya karena menjaga kebersihan Masjid Agung Palembang tidak bisa dirinya sendiri.
Ditambahkannya, apa yang ia lakukan bukan semata-mata keinginan pribadinya, tetapi demi kepentingan umat Islam di kota Palembang.
Padahal dulu waktu perluasan Masjid Agung Palembang menurutnya banyak familinya jadi korban perluasan Masjid Agung ini.
“Kita tahulah, sebelumnya beberapa puluh rumah yang berada disekitaran masjid Agung digusur dengan diganti demi menjaga kelestarian masjid tersebut. Tetapi, sekarang, tiba-tiba pedagang kecil mencari uang disana. Jadi tidak bagus,” katanya.
Prinsipnya, H Halim mengajak masyarakat kota Palembang untuk mengamankan dan memakmurkan setiap masjid yang ada. Khusus di Masjid Agung Palembang.
“Saya berusaha membantu untuk Pemkot, Pemprov dan pihak keamanan kita terima kasih telah dibantu untuk menertibkannya,” kata H Halim.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berkas Tersangka 5 Komisioner KPU Kota Palembang Kembali Diserahkan ke Kejari Palembang

Palembang, BP Pelimpahan berkas 5 komisioner KPU Kota Palembang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus tindak pidana pemilu oleh Sat ...