Home / Headline / Anggota DPRD Sumsel Melapor Ditipu Umrah

Anggota DPRD Sumsel Melapor Ditipu Umrah

IMG_20160325_142448

Anggota DPRD Sumsel yang menjadi korban penipuan, Rusdi Tahar (33), bersama istri melapor ke Mapolresta Palembang, Jumat (25/3)

Palembang, BP
Sial dialami Rusdi Tahar‎ (33). Anggota Fraksi PAN, Komisi I  DPRD Provinsi Sumsel ini dan istrinya, Nila Anggita (25), terpaksa mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Palembang setelah menjadi korban penipuan umrah akhir tahun 2015 lalu. Rusdi yang tercatat sebagai warga Jalan Sayonara, Desa II, Kelurahan Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir merugi hingga Rp74 juta.
Dikatakan Rusdi, kejadian bermula saat adanya niatan dirinya bersama istri untuk berangkat umrah sekaligus menambah paket tur ke Turki bersama agen travel haji dan umrah ‘Nada Imani Tour’ Jalan Mayor Ruslan, No 1940 Palembang pimpinan Mulyadi Fikri yang tak lain adalah rekannya sendiri. Harga paket umrah dan tur tersebut disepakati dengan total nominal Rp 74 juta.
Merasa percaya, dirinya bersama istri kemudian menemui Mulyadi Fikri di Mall Palembang Icon, Jalan Pom IX, Kecamatan Ilir Barat I pada 21 November 2015 sekitar pukul 17.00.
“Pertama menyetor 40 juta pak, kemudian saya lunasi sisanya. Janjian ketemu di Mall Palembang Icon, katanya saya akan berangkat sebulan kemudian tepatnya akhir Desember atau awal Januari tadi pak tapi sampai sekarang belum berangkat juga,” katanya saat melapor, Jumat (25/3).
Diungkapkan Rusdi, dirinya telah kehabisan rasa sabar lantaran rekannya tersebut selalu mengundur-undur keberangkatan. “Sudah beberapa kali diundur berangkat pak, padahal saya dan istri sudah sangat berharap. Sebenarnya saya tau kalau terlapor ini juga pernah berbuat sama di Kabupaten OI beberapa tahun silam, tapi karena percaya dan sekaligus mau bantu jadi memilih agen travelnya, tapi malah ditipu juga, saya berharap terlapor bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Mapolresta Palembang Kompol Marully Pardede, SIk melalui Kanit SPK Bripka Widodo membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti lapor nomor LP/B-808/III/2016/Resta/Sumsel. “Sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti, bisa dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” singkatnya. #bel
Baca:  Warga Nigeria Menipu Lewat Facebook
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sebar Alat Pemadam 287 Unit Untuk Daerah Rawan Karhutla

Tungkal Jaya, BP–Sebanyak 287 unit alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibagikan Bupati Muba Dodi Reza yang diperuntukkan di ...