Home / Headline / 200.000 Ha Lahan Karet Sumsel Perlu Diremajakan

200.000 Ha Lahan Karet Sumsel Perlu Diremajakan

4e434_Korupsi_kebun-karet-_140402004759-791Palembang, BP
Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan Fahrurrozi mengatakan harga jual karet melalui lelang dengan cara berkelompok lebih tinggi dibandingkan dengan jual sendiri.
“Harga karet saat ini kalau melalui lelang bisa sampai Rp6.000 sampai Rp7.000 per kilogram, sementara kalau jual sendiri Rp4.000 sampai Rp5.000 per kilogram,” katanya usai mengikuti rapat di DPRD Sumsel, Kamis (17/3).
Selain itu karena harga jual lelang dengan berkelompok lebih mahal, petani sebaiknya menjual dengan cara itu. Menurutnya luas tanaman karet di Sumsel sekarang ini sekitar 1,2 juta hektar yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Sumsel.
Luas tanaman karet 1,2 juta hektar  itu terdiri atas karet yang menghasilkan, tidak menghasilkan, dan tua. Karena itu luas tanaman karet yang perlu diremajakan sekitar 200.000 hektar.
“Pada tahun 2016 ini, untuk peremajaan tanaman karet itu belum bisa dialokasikan anggarannnya, karena APBD Sumsel masih terbatas. Kita mau rapat nantinya dan akan mengusulkannya ke APBN,”  katanya.
Untuk peremajaan tanaman karet itu dalam satu hektarenya memerlukan anggaran sekitar Rp5-6 juta yang digunakan untuk bibit, pupuk dan racun rumput.
Menurutnya kebun karet di Sumsel yang luas itu terdapat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Musirawas Utara (Muratara).
“Empat daerah itu yang menjadi sentra produksi karet di Sumsel. Karet Sumsel itu sekitar 95 persen merupakan kebun rakyat, sedangkan lima persen lagi milik perusahaan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Soroti Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Palembang

Palembang, BP Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang menyoroti kasus-kasus kekerasan dengan perempuan sebagai korban. Setidaknya, ada 62 kasus hukum terkait ...