Home / Headline / Puluhan Massa ‘Sweeping’ Mobil Plat Merah

Puluhan Massa ‘Sweeping’ Mobil Plat Merah

IMG-20160315-00406

Massa melakukan sweeping terhadap kendaraan dinas yang melewati Jalinteng, Selasa ( 15/3).

Muratara, BP

Puluhan massa dari aliansi Himpunan Pemuda Penduli Muratara (HP2M), yang ingin melakukan audiensi dengan PT Dwinat Nusa Sejaterah (DNS), Dinas Pertambangan dan DPRD Muratara, terkait dugaan pencemaran limbah di Sungai Rupit tiba-tiba beringas.

Massa yang awalnya menunggu di Kantor Camat Karang Jaya, sekitar pukul 11.00 merasa dicueki pihak perusahaan. Dikarenakan pihak perusahaan tidak kunjung datang, maka puluhan massa tersebut mendatangi lokasi tambang dengan niat ingin melakukan audiensi terkait permasalahan tersebut. Namun, pihak perusahaan enggan menemui massa, massapun merasa tersinggung.

Buntutnya, para pendemo melanjutkan orasinya di jalan melakukan dengan sweeping kendaraan sekitar pukul 16.00 hingga 18.00, di Jalan Lintas Sumatera Tengah (Jalinsumteng), tepatnya di Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya. Mobil dinas (mobdin) yang berplat merah tidak bisa melewati massa.

Seluruh mobdin Pemerintah Kabupaten Muratara tidak bisa lewat, karena massa memaksa ingin meminta tanggapan dari pihak pemerintah mengenai hal ini.

Pantauan di lapangan, puluhan mobdin terparkir di depan rumah warga, karena tidak diperbolehkan oleh massa untuk lewat, sebelum adanya kejelasan dari pihak pemerintah menyikapi hal ini. Massapun bubar ketika adanya pertemuan oleh pihak Pemkab yang diwakili oleh Sekda H Abdullah Macik sekitar pukul 18.30.

Koordinator HP2M Ary Satria menyampaikan, pihaknya melakukan aksi sweeping karena tuntutan mereka tidak ditanggapi pihak perusahaan juga pemerintah dalam hal ini Dinas Pertambangan.

Lanjutnya, pihak Dinas Pertambangan mengelak adanya surat tembusan untuk melakukan audiensi, itulah yang membuat mereka merasa tidak ditanggapi. “Sebenarnya kami tidak ingin melakukan sweeping, namun dikarenakan merasa tidak digrubris makanya kami melakukan sweeping mobdin,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu Sekda Muratara Abdullah Macik mengatakan, besok (hari ini – red) sekitar pukul 09.00, pihaknya komitmen melakukan pertemuan dengan menghadirkan anggota DPRD, pihak PT DNS, Camat, Kapolsek, Karang Jaya, Kades, Dinas Pertambangan dan Dinkes melakukan duduk bersama di aula Kantor Camat Karang Jaya. “Kita akan duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini, ” katanya. # wan

 

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...