Home / Headline / Jual Shabu ke Polisi, Sopir Angkot Dibekuk

Jual Shabu ke Polisi, Sopir Angkot Dibekuk

20160315_142001

Udin, tersangka kurir shabu beserta barang bukti diamankan petugas, di Mapolda Sumsel, Rabu (16/3).

Palembang, BP
Tergiur dijanjikan upah Rp1 juta dari tugas yang diterimanya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot bernama Zainudin alias Udin (45) tidak berkutik saat menjual narkoba jenis shabu di hadapan polisi yang mengenakan pakaian preman (undercover buy).

Bapak tiga anak ini sudah dilakukan pengintaian oleh petugas sejak pagi dan akhirnya berhasi dibekuk Unit 4 Subdit I Ditres Narkonba Polda Sumsel, di Jalan Ahmad Yani persisnya di depan pusat perbelanjaan JM Plaju Palembang, Selasa (15/3) sekitar pukul 12.00.

Baca:  Indra Sembunyikan Shabu di BH

Dari tangan tersangka yang tercatat sebagau warga 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang ini, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 3 paket shabu sedang dengan berat 20,5 gram atau senilai Rp25 juta.

“Saya tidak tahu kalau yang memesan itu polisi dan saya juga baru pertama kali disuruh mengantar barang haram tersebut,” katanya, saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel, Rabu (16/3).

Baca:  Polisi Peras Polisi

Menurut tersangka Udin, shabu tersebut ia peroleh dari bandar berinisial AH (DPO) yang tinggal di kawasan 11 Ulu Palembang. Rencananya, jika memperoleh uang yang diberikan AH akan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

“Saya terpaksa mau jadi kurir karena butuh uang untuk kebutuhan keluarga. Sedangkan penghasilan dari sopir angkot sangat kecil dan kurang,” jelas dia.

Baca:  Polres Banyuasin Gagalkan Peredaran Shabu Rp2,1 Miliar

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa menjelaskan, tersangka Udin ini termasuk dalam Target Operasi (TO) Ditres Narkoba Polda Sumsel.

“Akibat ulahnya, tersangka terancam dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup Syahril. #rio

x

Jangan Lewatkan

Lahan Diserobot , Puluhan Petani Padi Asal OKI Tidak Menanam Padi

Palembang, BP Puluhan petani padi dari tiga Desa (Tirtamulya, Tepungsari, Margatani) Kecamatan Airsugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam tidak ...