Home / Headline / Tindak Tegas WNA Bandel

Tindak Tegas WNA Bandel

Imigrasi-Palembang-Perketat-Awasi-WNAPalembang, BP
Sumatera Selatan merupakan daerah yang banyak didatangi oleh warga negara asing (WNA). Imigrasi Kelas I Palembang akan menindak tegas WNA yang masuk ke Sumsel secara tidak sah serta melanggar batas waktu izin tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palembang Bogi Widiantoro mengatakan, pihaknya akan menindak tegas WNA yang bandel dengan cara mendeportasi ke negara asalnya. Dalam hal ini mereka yang telah melebihi batas waktu izin tinggal.

“Awal tahun ini sudah ada dua yang dideportasi karena melanggar, satu dari Malaysia dan satu dari Tiongkok yang terjaring petugas dalam operasi rutin penertiban warga negara asing karena izin tinggal dan melebihi ketentuan tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasiannya,” katanya, Selasa (15/3).

Baca:  Imigrasi Palembang Berlakukan Sistem Antrean

Dikatakannya, untuk mendeportasi WNA pihaknya berupaya melakukannya secara hati-hati sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah dan protes dari yang bersangkutan atau negaranya.

Menurutnya, jika proses hukum dan administrasinya dipastikan berjalan sesuai ketentuan, tindakan deportasi langsung diterapkan sehingga diharapkan dapat memberikan peringatan bagi warga negara asing lainnya yang mencoba berkunjung atau tinggal dalam kurun waktu tertentu di Palembang dan wilayah Sumsel lainnya tanpa mengikuti prosedur hukum yang jelas.

Baca:  Imigrasi Palembang Berlakukan Sistem Antrean

“Sesuai UU Keimigrasian, tindakan yang dilakukan terhadap orang asing yang terbukti melanggar izin tinggal harus dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi,” ungkapnya.

Berdasarkan data sebelumnya, pada tahun lalu ada 20 WNA yang ditindak tegas dengan sanksi dipulangkan ke negara asalnya atau deportasi karena melebihi batas waktu izin tinggal, dan tahun ini ada satu orang dideportasi.

Baca:  Imigrasi Palembang Berlakukan Sistem Antrean

“Tidak ada kompromi bagi WNA yang melanggar Undang-Undang No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, jika terjaring petugas setelah dilakukan proses hukum dan administrasi langsung dilakukan deportasi ke negara asalnya,” jelasnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Jasad Putri Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Setelah hampir tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya jasad Putri Kirina (9) ditemukan tersangkut tumpukan eceng gondok, di perairan Sungai ...