Home / Hukum / Memilih Calon Kepala Daerah Harus Lebih Selektif

Memilih Calon Kepala Daerah Harus Lebih Selektif

abdul-aziz-calon-dpd-ri

Abdul Aziz

Jakarta, BP

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abdul Aziz mengatakan, penangkapan Bupati Ogan IIlir (OI) Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Noviadi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Minggu (13/3) malam merupakan bukti penggunaan  narkoba telah merambah seluruh lapisan masyarakat. “Bukan hanya masyarakat biasa, kepala daerah pun telah dirasuki narkoba. Indonesia benar-benar darurat narkoba yang harus diberantas habis,” ujar Senator dari Sumsel ini kepada BeritaPagi di Jakarta, Senin (14/3).
Menurut Aziz, seharusnya calon kepala daerah maupun pejabat negara menjalani tes apakah pengguna narkoba atau tidak. Paling tidak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) lebih selektif menjaring calon kandidat kepala daerah soal kesehatan.
Soal wacana tes urine bagi pejabat negara termasuk anggota DPR dan DPD RI, Abdul Azis mendukung wacana tersebut, namun tidak mudah melakukan itu  bila pimpinan DPR atau DPD yang meminta. “Anggota DPR dan DPD  sulit hadir dengan berbagai alasan  bila  diminta pimpinan DPR dan DPD  untuk tes urine,” kata Aziz.
Kecuali, kata Aziz,  anggota DPR diminta pimpinan parpol atau induk organisasinya, mereka akan hadir. “Menurut saya kalau parpol yang ngundang dan dilakukan mendadak, anggota DPR akan datang. Kalau anggota DPD lebih sulit lagi jika diminta hadir untuk tes urine, karena tidak memiliki partai atau induk organisasinya,” tegas dia.
Yang jelas, lanjut Aziz,  narkoba  merupakan musuh  bersama dan pejabat negara maupun kepala daerah harus memiliki integritas, Harus menjadi teladan bagi masyarakat. “Kita berharap tidak ada lagi pejabat yang tertangkap lantaran narkoba,” papar Aziz. #duk 
Baca:  Edarkan Narkoba, Dua Warga Lampung Dibekuk
x

Jangan Lewatkan

6 Bulan Solihin Dirikan Kamp ISIS di Sumsel

Palembang, BP–Komplotan teroris pimpinan Solihin yang ditangkap Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu telah mendirikan markas di Jalan SP ...