Home / Headline / Hibah Tak Kunjung Selesai, 7 LSM Demo

Hibah Tak Kunjung Selesai, 7 LSM Demo

Baturaja BP
Terkait masalah hibah atas lahan 2 hektar yang diperuntukkan untuk pembangunan kantor Kecamatan dan Polsek Baturaja Barat oleh Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghwa Indonesia (PSMTI) Kabupaten OKU yang hingga saat ini belum juga terlaksana, 7 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kemarin (14/3) menggelar aksi damai di halaman Kantor DPRD OKU.

Aksi demo damai tersebut dilakukan para pendemo guna menuntut pihak aparatur kepolisian agar segera menuntaskan kasus hibah yang megandung unsur penipuan tanah yang diduga melibatkan seorang oknum ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghwa Indonesia (PSMTI) Kabupaten OKU.

Dalam gelaran aksi demo damai tersebut, 7 forum LSM tersebut mengungkapkan kalau oknum Ketua PSMTI Kabupaten OKU berinisial HK diduga telah membohongi Pemerintah Kabupaten OKU dalam hal ini Bupati OKU termasuk masyarakat di Kecamatan Baturaja Barat.

Karena oknum yang bersangkutan mengaku memiliki lahan tanah seluas 2 hektar yang nantinya akan dihibahkan oleh pihak PSMTI untuk dijadikan lokasi pembangunan kantor Kecamatan Baturaja Barat serta Mapolsek Baturaja Barat sebagai gantinya, lahan yang saat ini digunakan untuk kantor Camat dan Polsek dikembalikan ke pihak PSMTI untuk dijadikan tempat kremasi.

Padahal menurut forum 7 LSM oknum ketua PSMTI ini sama sekali tidak memiliki lahan tanah seluas 2 hektar seperti yang disampaikannya tersebut, saat dilakukannya perayaan Imlek di Kabupaten OKU pada 23 Februari 2015 lalu. Masih menurut para pendemo, akibat ulah oknum Ketua PSMTI ini, sampai saat ini realisasi rencana pembangunan kedua kantor pemerintah tersebut sampai saat ini belum ada kepastian.

Dikarenakan letak lokasi tanah sebagai lahan tukar guling terhadap lahan tanah yang saat ini ditempati oleh kantor Kecamatan Baturaja Barat dan Kantor Polsek Baturaja Barat tidak kunjung terealisasi. “Kami atas nama masyarakat di Kecamatan Baturaja Barat yang tergabung dalam forum 7 LSM meminta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas soal ini. Karena kami sebelumnya telah menyampaikan laporan pengaduan secara tertulis pada tanggal 30 Desember 2015 lalu guna kepastian hukum atas kasus ini,” kata salah satu anggota forum 7 LSM saat menggelar aksi demo.

Sementara, Kabag Ops Polres OKU, Kompol MP Nasution SH, saat menyaksikan jalannya demo, terkait tuntutan para pendemo mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan yang disampaikan pihak forum 7 LSM. Menurut Nasution, saat ini laporan yang disampaikan tersebut tengah dipelajari oleh pihak penyidik.

“Kalau laporannya telah kita teriman tentunya akan segera dipelajari oleh pihak penyidik. Namun untuk gelaran aksi demo yang saat ini dilakukan, kami tidak mengetahui secara persis arah dan tujuannya,” Ungkap Kompol Nasution singkat. #rad

x

Jangan Lewatkan

Jasad Putri Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Setelah hampir tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya jasad Putri Kirina (9) ditemukan tersangkut tumpukan eceng gondok, di perairan Sungai ...