Home / Palembang / 19 Maret, Pemadaman Lampu di Ikon Palembang

19 Maret, Pemadaman Lampu di Ikon Palembang

Palembang, BP
Komunitas earth hour Palembang bakal melakukan gerakan pemadaman listrik selama satu jam. Ini dilakukan sebagai upaya hemat energi sekaligus aksi mencintai lingkungan sekitar. Aksi tersebut mendapat respon positif dari Pemko Palembang.

Siti Annisa, Ketua Divisi Jaringan Pemerintah Lokal dan Korporasi Komunitas penggerak earth hour mengatakan, pemadaman lampu tersebut bakal dilakukan pada 19 Maret nanti, pada puncak acara celebration earth hour.

“Kita sudah mendapatkan dukungan dari Pemko,” sambungnya.

Untuk kesiapan dan ada beberapa ikon kota Palembang yang akan dimatikan mulai dari pukul 20.30 WIB – 21.30 WIB. Sedangkan, sambungnya. Saat pagi hari mulai pukul 10.00 WIB-22.00 WIB diadakan acara dance, akuistik dan hiburan lainnya di pinggir danau Palembang Icon. Ada juga pembagian bibit 1.000 bibit yang bakal dibagikan.

Masih kata Annisa, aksi mematikan lampu satu jam ini sudah merupakan tahun ketiga. Titik-titik lampu yang bakal dimatikan tersebar di Ampera, bundaran air mancur, Monpera, kantor Walikota dan Taman Kota hingga tulisan Icon Palembang lainnya. “Lebih ke waw effect,” lanjutnya.

Dengan adanya dokumentasi itu, diharapkan bisa memberitahukan kepada masyarakat umum bahwa Palembang sudah mensupport kegiatan tersebut.

“Kami juga sudah melakukan sosialisasi ke beberapa anak muda,” tambah dia.

Alchika, koordinator kota earth hour menambahkan, pihaknya juga bakal melakukan kegiatan bersepeda dengan harapan ini salah satu solusi mengurangi polusi dan memberitahu ke anak muda.

“Kita juga bisa fun dan berkarya tanpa banyak mengeluarkan energi,” lanjutnya.

Diharapkan gerakan perubahan setelah itu diharapkan anak muda lebih peduli dengan lingkungan.

Tak hanya Palembang, gerakan aksi pemadaman lampu tersebut juga bakal dilakukan di 32 kota di Indoensia. Dan di Asia Tenggara merupakan pusatnya.

Efek nya sendiri, banyak anak muda di Palembang yang ikut serta gerakan mencintai lingkungan. Seperti kegiatan hemat listrik, penanaman pohon, memungut sampah dan lainnya.

“Apalagi kota Palembang sebagai kota industri harus menjaga polusi dan lingkungan,” tukasnya.

Novrian, Sekretaris DPJPP (Dinas Penerangan Jalan Pertamanan dan Pemakaman) Pemko Palembang mengaku, pihaknya merespon positif rencana earth hour untuk meminta izin pemadaman lampu pada 19 Maret nanti.

“Akan mematikan lampu di iconnya kota Palembang selama 1jam,” lanjutnya.

Pemadaman lampu bakal dilakukan di Ampera, monpera, kantor walikota, bundaran air mancur mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan 21.30 WIB.  #dil

x

Jangan Lewatkan

Kemplang Tunu Beromzet Puluhan Juta

Siapa tak kenal makanan lokal satu ini. Meski tidak setenar pempek, nyatanya kemplang tunu sudah lama ada dan digemari. Bahkan ...