Home / Headline / Tiket ke Final Direbut Pusamania Borneo

Tiket ke Final Direbut Pusamania Borneo

 IMG-20160310-WA0025Palembang, BP

Ambisi Sriwijaya FC maju ke babak final Piala Gubernur Kalimantan Timur kandas setelah cuma mengantungi tiga poin. Tiket final menjadi milik Pusamania Borneo FC (PBFC) yang mengoleksi nilai lima.

Tampil pertama di babak semifinal Piala Gubernur Kalimantan Timur, di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis malam (10/3), SFC gagal mengatasi Pusamania Borneo FC. Bermain imbang 1-1 di waktu normal, Laskar Wong Kito kalah adu penalti.

Sempat unggul cepat lewat gol Alberto Goncalves di menit keempat, pasukan Benny Dollo gagal mempertahankannya. Gawang SFC dijebol tuan rumah di menit 33 oleh Sultan Samma.

Hasil imbang membuat pemenang harus ditentukan lewat drama adu penalti, tapi sayangnya SFC kalah dengan skor 2-4. SFC mengantungi satu poin dan Borneo FC mengantungi dua poin.

Baca:  Osas Saha Ingin Perkuat SFC

Di babak kedua menghadapi Surabaya United, SFC kembali bermain imbang 1-1 di waktu normal. Gol SFC lagi-lagi dicetak Beto menit ke-17, sementara gol Surabaya dicetak Dutra menit ke-30. Ini berarti, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Kali ini anak asuh Benny Dollo yang menang dengan skor 7-6.

Alhasil, Beto dan kawan-kawan mengantungi dua poin lawan Surabaya United. Total tiga poin berhasil dikemas.

Di partai ketiga yang menjadi penentu, Borneo FC sukses mempecundangi Surabaya United 3-0 di waktu normal. Dengan berhasil mengamankan tiga poin, total Borneo FC mengemas lima angka dan memastikan diri ke final.

Baca:  Mamadou Al Hadji Berstatus Pemain Seleksi SFC

Di partai pamungkas, Borneo FC akan menantang Madura United, sementara SFC akan menghadapi Arema Cronus untuk perebutan tempat ketiga. Laga tersebut akan berlangsung pada Minggu (13/3).

Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan usai pertandingan mengatakan, timnya hanya kurang beruntung saja. Pemain sudah berusaha keras untuk maju ke final.

Tapi tim tuan rumah Borneo FC bermain lebih baik. “Kami memimpin dua kali di partai semifinal, namun inilah sepakbola,” ujarnya.

Disinggung soal pertandingan semifinal yang mengusung format trofeo, di mana setiap tim menghadapi lawan berbeda dalam satu babak, ia tidak mempermasalahkan.

Baca:  Mari Ramaikan GSJ

“Kalau soal format trofeo, kami tidak mempermasalahkannya karena tim lain juga menjalaninya,” jelasnya.

Hal sebaliknya disampaikan senterbek SFC Achmad Jufrianto. Menurutnya, format trofeo membuat pertandingan terasa kurang greget.

“Kalau boleh memilih, tentu lebih seru menggunakan format pertandingan yang biasa. Tetapi ini bukan untuk mencari alasan. Yang jelas, SFC sudah berusaha sebaik mungkin,” tegasnya.

Diakuinya, sangat sulit menentukan tim pemenang dalam adu penalti, karena faktor keberuntungan yang berbicara.

“Kita kurang beruntung di adu penalti. Pemain sudah bekerja keras,” ujarnya. # zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bawa Sajam, Bujang Pangkalan Lampam Digelandang Polisi

Kayuagung, BP — Kebiasaan membawa senjata tajam (sajam) dan disimpan di pinggang masih ditemui di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). ...