Home / Headline / Selesai Dibangun, Jalan Rp8,8 Miliar Langsung Rusak

Selesai Dibangun, Jalan Rp8,8 Miliar Langsung Rusak

IMG_20160224_104326

Jalan Karang Dapo-Rawas Ilir yang rusak padahal baru dibangun.

Muratara, BP

Selesai dibangun, jalan Karang Dapo-Rawas Ilir yang menelan dana Rp8,8 miliar tahun 2015 lalu, langsung rusak. Kerusakan jalan tersebut sudah dilaporkan masyarakat untuk diproses. Mirisnya walaupun sudah diproses kerusakan belum juga diperbaiki.
Seorang warga Kerta Sari, Lamudin (40), mengatakan jalan tersebut dinilai pengerjaannya asal jadi, sebab baru saja selesai dikerjakan sudah rusak. Dengan adanya kerusakan jalan tersebut tentunya pengendara harus ekstra hati-hati sebab lobangnya sangat dalam dan bahkan aspalnya naik.
“Dengan adanya kerusakan jalan tentunya dapat dipertanyakan mengenai mutu jalan, sebab baru dibangun kok sudah rusak,” tanyanya.Dijelaskannya, ia berinisiatif untuk menimbun jalan untuk sementara waktu, sebab jika tidak ditimbun jalan itu takutnya akan menelan korban jiwa.

“Agak mendingan ini karena aku timbun, sebab takut nantinya ada yang kecelakaan. Bahkan mobil setiap lewat disini harus memakan jalan yang berlawanan. Karena tidak bisa melewati aspal yang mengakat dan juga berlobang, sekarang agak mendingan dikarenakan ditimbunnya,” jelasnya. Padahal dana yang digunakan cukup besar, namun hasilnya tidak sesuai dengan anggarannya.

“Ya kan anggarannya besar, namun pembangunannya seperti asal jadi saja, kan sayang uang sebanyak itu habis terbuang saja,” cetusnya.

Ia mengharapkan kepada pemerintah atau instansi terkait dapat memperbaiki jalan tersebut, sebab jika tidak diperbaiki akan menelan korban jiwa. “Kami sangat berharap jalan tersebut dapat diperbaiki, sebab jika tidak takutnya akan menelan korban jiwa,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Muratara Hendriansyah didampingi Kabid Bina Marga Lantang mengatakan, sudah mengetahui adanya kerusakan jalan tersebut dan bahkan ada tiga titik lobang, namun kerusakkan yang didepan kantor kades itu baru ini mengetahuinya.

“Memang sudah mengetahui adanya kerusakkan jalan tersebut dan bahkan ada tiga titik jalan yang berlobang, namun kerusakkan jalan didepan kantor kades Kerta Sari itu baru inilah mengetahuinya, “katanya.

Dijelaskannya jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan, jadi itu tangung jawab pihak rekanan atau kontraktor untuk melakukan perbaikan kembali.

“Ya masih dalam masa pemeliharaan dan itu tentunya tangung jawab pihak rekanan untuk melakukan perbaikan jalan,” jelasnya. #wan

x

Jangan Lewatkan

Dirazia, Sopir Travel Pura-pura Kencing, Buang Sebungkus Uang Palsu

Muaraenim, BP–Kedapatan membawa uang palsu (upal), sopir travel asal Palembang, Emi Liza (35) dan Sapriansah (31), dibekuk aparat Polsek Tanah ...