Home / Bisnis / Pasokan Normal, Harga Beras Masih Tinggi

Pasokan Normal, Harga Beras Masih Tinggi

040407aharga_beras

Palembang, BP

Harga salah satu komoditas sembilan bahan pokok (sembako) yaitu beras di sejumlah pasar tradisional masih tinggi. Walaupun masih tinggi, diakui penjual pasokan masih normal, karena tingkat konsumsi masih wajar.
Medianto (36), pedagang beras di Pasar Padang Selasa mengatakan, beras curah dengan kualitas baik saat ini dijual Rp10.500/kg. Harga ini masih terbilang tinggi jika dibanding harga tiga pekan terakhir, yang mencapai Rp9.500/kg.
“Pasokan relatif normal, terlambat penah beberapa kali pengiriman. Saat hujan deras kadang kendala pengiriman kerap terjadi. Tapi sejauh ini, dikirim sesuai dengan jumlah permintaan,” katanya, Jumat (4/3).
Dia menjelaskan, yang membuat harga beras masih tinggi diperkirakan karena sebagian wilayah penghasil beras saat ini kebanyakan sedang dalam masa tanam. Harga biasanya akan turun lagi ketika masa panen tiba.
Ditambahkan, untuk beras bermerek seperti Selancar dan Topi Koki, pengiriman tidak terkendala. Karena jenis beras ini biasanya memiliki pergudangan yang tidak jauh dari lokasi pemasaran. “Kita jual beras Topi Koki 20 kg Rp198.000. Tidak ada kendala sejauh ini, kalau yang berat 10kg Rp100.000,” katanya.
Demikian dikatakan pedagang lainnya di Pasar Cinde, Ridho (37). Sejauh ini belum ada pengaruh yang cukup berarti. Stok beras menurutnya dari kawasan Pasar 16 Ilir tidak ada masalah. “Sejauh ini masih aman, harga juga belum mengalami kenaikan lagi,” singkatnya.
Tidak berbeda jauh dengan yang dikatakan Jauhari, pedagang beras di Pasar 16. Dia mengakui harga mengalami kenaikan semenjak musim penghujan datang. Kendati tidak terlalu banyak mengalami kenaikan, namun cukup dirasakan ada pengurangan jumlah pasokan beras dari para petani.
“Kalau beras curah pengiriman dari Banyuasin memang agak berkurang, tetapi tidak banyak. Masih cukup sesuai dengan permintaan di pasaran. Karena aktivitas masyarakat juga belum begitu kuat, kecuali mendekati hari-hari besar,” katanya.
Dia mengklaim, hujan tidak terlalu berpengaruh terhadap pengiriman, karena pengiriman bisa melalui perairan. Hanya saja hujan mempengaruhi intensitas matahari, sehingga proses pengeringan menjadi lambat. #ren
Baca:  Beras Bulog Lahat Tak Layak Konsumsi
x

Jangan Lewatkan

Lomba Roket Air Di SMANTA

Palembang, BP Pelaksanaan lomba roket air SMA Negeri 3 Unggulan Palembang (SMANTA) berjalan dengan lancar dan sukses, Sabtu (16/12). Ekstrakurikuler ...