Home / Pemerintahan / Menag Bentuk Tim Komite Seleksi Pemilihan Rektor UIN

Menag Bentuk Tim Komite Seleksi Pemilihan Rektor UIN

Palembang, BP
Proses pemilihan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang hampir memasuki masa final. Hal ini dikarenakan Kementrian Agama (Kemenag) sudah membentuk komite seleksi yang bertugas untuk melakukan seleksi di kampus yang sebebelumnya bernama institut tersebut.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pihaknya baru saja membentuk komisi seleksi yang beranggotakan tujuh orang.

“Ketujuh orang ini terdiri dari guru besar, tokoh masyarakat, dan orang-orang yang sangat berkompoten untuk melakukan seleksi ini,” katanya, disela-sela meresmikan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang, Jumat (4/3).

Ia menjamin, komite seleksi ini bisa memberi pandangan dan keputusan terkait rektor terpilih mana yang bakal memimpin UIN RF ke depan. Apalagi mekanisme pemilihan rektor baru kali ini diserahkan sepenuhnya ke Kementrian.

“Sebelumnya dari ketujuh orang ini ada satu yang mengundurkan diri. Namun pada Kamis kemarin kita sudah menemukan penggantinya dan selanjutnya langsung menjalankan tugas,” jelas pria kelahiran Jakarta 25 November 1962 ini.

Hanya saja pihaknya belum memastikan bulan berapa proses seleksi ini selesai. Namun ditargetkan setidaknya akhir Maret nanti harus sudah mendapatkan nama rektor terpilih.

“Semoga saja seleksinya lancar. Karena proses pilrek di UIN RF sudah cukup baik. Sebelumnya senat sudah memverifikasi sesuai dengan ketentuan persyaratan yang berlaku. Dan juga senat sudah menyampaikan ke Menag nama-nama calon rektor,” terangnya.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil keputusan senat UIN RF belum lama ini, ada dua nama yang lolos pada tahap penjaringan yaitu Direktur Pascasarjana UIN RF, Prof Dr Abdullah Idi MEd dan Pembantu Rektor I, Prof HM Sirozi MA Phd.

Keduanya kini bersaing ketat untuk menarik simpati tim komite seleksi pusat. Saat ini kedua nama tersebut sudah diajukan oleh senat UIN RF Palembang ke Kementerian Agama RI untuk kemudian menentukan salah satu nama yang berhak memimpin UIN RF periode 2016-2020.

Hanya saja, tidak seperti pelaksanaan Pilrek sebelumnya, tahun ini Pilrek UIN sepenuhnya ditentukan oleh Kementerian Agama sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 68/2015 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan. Oadk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

11 Rumah Aspol Bagus Kuning Terbakar

Palembang, BP Kebakaran cukup hebat terjadi di Kompleks Asrama Polisi (Aspol) , Bagus  Kuning yang terletak di Jalan DI Panjaitan, ...