Home / Headline / Melampiaskan Rasa Penasaran

Melampiaskan Rasa Penasaran

03 02 -- Grafis Bola SFC vs PersepamPalembang, BP

Hanya menang tipis 1-0 di laga perdana membuat Sriwijaya FC penasaran. Di partai kedua kontra Madura United, Laskar Wong Kito memburu kemenangan dengan skor lebih besar.

Saat melakoni laga perdana Piala Gubernur Kalimantan Timur, SFC memang berhasil mengemas tiga angka. Namun, masih jauh dari memuaskan, lantaran cuma menang tipis 1-0 atas tim PS TNI di Stadion Aji Imbut, Minggu (28/2). Gol semata wayang Laskar Wong Kito pun dicetak dari titik putih oleh Alberto Goncalves.

Namun demikian, modal kemenangan itu akan sangat berarti saat melakoni laga kedua kontra Madura United di Stadion Aji Imbut, Rabu (2/3) malam. Kalau berhasil menang lagi, maka peluang Firman Utina dan kawan-kawan melangkah ke babak berikutnya bakal makin besar.

Toh, tak mudah mengalahkan tim berjuluk Sapeh Kerap itu. Terlebih, mereka langsung panas dengan menggasak tuan rumah Mitra Kukar 3-0 di partai pembuka. Dengan hasil itu, MU kini bertengger di posisi puncak Grup B.

“Permainan MU sewaktu melawan Mitra Kukar bikin surprise. Mereka bermain baik dan kini tengah berada dalam mentalitas yang tinggi,” kata Pelatih Kepala SFC Benny Dollo, Selasa (1/3).

Baca:  SFC Curi Poin di Partai Perdana Piala Presiden

Dikatakan, anak asuhnya harus punya mental yang sama dengan tim lawan. Beto dan kawan-kawan sama mengantungi tiga poin, kans kedua tim buat melaju ke babak semifinal sangat terbuka. “Kami ingin segera memastikan lolos dari babak penyisihan grup B,” tegasnya.

Ia menginstruksikan anak buahnya untuk mewaspadai permainan bola-bola atas MU. Pablo dan kawan-kawan ini punya kemampuan melepaskan umpan terukur dan memanjakan para penyerangnya. Pemain belakang SFC harus bisa memotong alur bola itu.

“Kita sudah latihan bagaimana mengantisipasi umpan lambung lawan, pemain harus kerja keras dan disiplin,” ucapnya.

Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan menambahkan, pemain juga harus melakukan pressure lebih sering. “Lawan yang akan kita hadapi nanti lebih berat. Kemenangan yang kita dapat dari pertandingan kemarin harus dijadikan pelajaran betapa sulitnya untuk membobol gawang lawan,” katanya.

Diakuinya, materi pemain yang dimiliki Madura United sangat komplit. Dari barisan belakang hingga depan, anak asuhan Gomez de Oliviera memiliki kelebihan yang patut diwaspadai. Mereka memiliki Fabiano Beltrame di barisan pertahanan. Pemain ini sangat berpengalaman di kancah Indonesia Super League. Terlebih, ia makin padu dengan rekan duetnya, Munhar, yang juga pernah satu tim dengannya saat membela Arema Cronus.

Baca:  SFC & Peserta QNB Tak Bergeming

Di sektor tengah ada Espinosa Messi. Dia merupakan kreator serangan MU. Sementara di lini depan MU dihuni dua pemain asal Papua, Engelbert Sani dan Elthon Maran. Mereka diprediksi bakal merepotkan barisan belakang SFC.

“Laga kedua ini sesungguhnya ujian berat kita. MU memiliki materi yang komplit, mulai belakang sampai lini depan. Ditambah lagi legiun asing yang mereka miliki. MU jelas bukanlah lawan ringan,” tandasnya.

Di kubu lawan, Pelatih MU Gomes de Oliveira meminta pemainnya untuk waspada menghadapi SFC. “SFC banyak memiliki pemain Timnas. Semua tahu bagaimana kualitas mereka,” kata Gomes.

Anak asuh Benny Dollo juga memiliki kualitas yang merata. Untuk menghadapi Laskar Wong Kito, tak bisa hanya mengawal satu atau dua pemain saja.

Baca:  Duel Panas Eks Persija di Jakabaring

SFC memiliki pemain-pemain yang berpengalaman, seperti Firman Utina, Alberto Gonzalves, Ridwan, Supardi, dan pemain berlabel timnas lainnya.

“Itu bahaya. Kami harus mengawal semua pemain Sriwijaya agar tidak bisa bermain lepas. Mereka harus diwaspadai,” kata Gomes.

Melawan SFC, permainan MU tidak banyak mengalami perubahan. Hanya saja, menurut Gomes, dalam kondisi tertentu permainan timnya akan berubah.

“Tergantung kondisi di lapangan seperti apa. Sewaktu-waktu permainan tim bisa berubah sesuai kebutuhan,” ujar mantan pelatih Persiram Raja Ampat.

Pelatih asal Brasil tersebut meminta pada pemainnya untuk tidak larut dengan euforia kemenangan di laga perdana. Dia meminta agar pemainnya kembali fokus untuk menghadapi laga berikutnya.

Hanya saja Gomes sedikit terganggu dengan kondisi pemainnya, Elthon Maran. Sehari menjelang melawan SFC, kondisi Elthon kurang fit. “Saya lihat dulu kondisinya seperti apa,” kata pelatih yang sempat menjadi asisten pelatih Persebaya Surabaya itu. # zal

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mantan Hakim MK Sebut Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Jakarta, BP–Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan ikut mengomentari pernyataan Tim Hukum Capres-cawapres 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW), mengenai ...