Home / Headline / KA Terguling, Asep Tewas di Kursi Masinis

KA Terguling, Asep Tewas di Kursi Masinis

03 02 -- Kereta Api Babaranjang KecelakaanBaturaja, BP

Kereja Api (KA) batubara rangkaian panjang (Babaranjang) nomor lokomotif CC2028612 tergelincir dan terguling di Desa Bindu, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Selasa (1/3). Akibatnya Asep Sunarto (35), asisten masinis, tewas tertimbun tanah dengan posisi duduk di kursi masinis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mengenaskan itu terjadi pukul 03.00 dini hari. Kereta pengangkut batubara yang anjok ini, terdiri dari tiga lokomotif yakni, lokomotif CC 202 8612, lokomotif CC 202 08 02, dan lokomotif CC 202 90 05, membawa 64 gerbong.

Kereta berangkat dari Stasiun Tarahan, Lampung menuju Tanjungenim. Namun ketika sampai di Desa Bindu, Kecamatan Peninjauan, kereta tergelincir dan terseret sejauh 50 meter. Tanah yang tergerus memenuhi ruang masinis. Sehingga membuat Asep Sunarto, warga Dusun Delapan, Desa Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, tewas tertimbun. Sedangkan Wahyudi (37), selaku masinis kereta, berhasil selamat dan hanya menderita luka ringan.

Saat kejadian, Wahyudi, yang sempat dilarikan ke Puskesmas Lubuk Rukam, sedang berada di lokomotif CC2020802 atau di belakang lokomotif yang dikemudikan Asep. Korban Asep baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.30.

“Dugaan sementara, kereta tergelincir karena faktor alam. Sebab saat kejadian lokasi sedang dilanda hujan deras yang kemungkinan membuat tanah menjadi tidak stabil,” kata Kapolsek Peninjauan AKP Syahfaruddin.
Sedangkan untuk evakuasi badan kereta api, dirinya menambahkan, kepolisian masih menunggu alat berat dari PT PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). “Untuk pengamanan kita lakukan secara umum. Tapi evakuasi menunggu alat berat,” ujarnya.

Terpisah, Humas PT KAI Divre III Sumsel Jaka Jarkasih saat dihubungi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut dan saat ini masih dalam penyidikan guna mencari penyebabnya.

“Korban tewas langsung dimakamkan di kampung halamannya di daerah Gunung Megang,” ucapnya.

Selain menimbulkan korban jiwa, ia mengatakan, kecelakaan ini juga membuat arus kereta penumpang dari Stasiun Kertapati dengan tujuan Lampung maupun sebaliknya terpaksa dihentikan selama 12 jam untuk keperluan mengevakuasi lokomotif, yang anjlok di lokasi kejadian. Sedangkan untuk kereta penumpang dari Stasiun Kertapati dengan tujuan Lubuklinggau tetap berjalan normal.

“Pagi tadi (kemarin-red) seluruh penumpang di Stasiun Kertapati tujuan Lampung dan untuk yang akan berangkat nanti malam sudah kami batalkan dan tiket penumpang dikembalikan 100 persen,” tandasnya. # rad

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

431 Jamaah Haji Kloter 5 Tiba di Baturaja

Baturaja, BP — Sebanyak 431 dari 432 jamaah haji asal Kabupaten OKU yang tergabung dalam Kloter 5 hari ini tiba ...