Home / Hukum / Delapan Preman Dihukum ‘Push-Up’

Delapan Preman Dihukum ‘Push-Up’

1455881376050Palembang, BP
Untuk menciptakan situasi kondusif di Kota Palembang, sedikitnya delapan preman yang diduga sering meresahkan masyarakat terjaring razia premanisme yang dilakukan jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrimun Polda Sumsel, Jumat (19/2).

Kedelapan preman yang terjaring di dua lokasi berbeda seperti di kawasan Merah Mata dan bilangan Sekip Palembang tersebut saat diamankan di Mapolda Sumsel, mereke dihukum petugas dengan melakukan olahraga sore berupa Push-Up secara bersamaan.

Baca:  Sapu Bersih Premanisme, Polda Bentuk Tim

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Kristovo Arianto, menjelaskan operasi premanisme ini rutin terus-menerus dilakukan pihak Polda Sumsel agar tak meresahkan masyarakat di Kota Palembang. Hal tersebut dilakukan dalam rangka cipta kondisi.

“Operasi terhadap premanisme tetap berjalan terus. Tim Jantanras Polda Sumsel berhasil mengamankan sebanyak 8 orang yang diduga preman yang kerap meresahkan masyarakat,” kata Kristovo.

Baca:  Meresahkan Masyarakat, Belasan Preman Ditangkap

Ketika diminta data delapan preman ini, menurut Kristovo, saat ini mereka sedang dalam proses pengambilan data untuk keperluan arsip Polda Sumsel, mulai dari data pribadi, foto dan sidik jari para preman tersebut.

“Kita ambil data dahulu, foto dan sidik jari untuk pendataan di Polda Sumsel. Namun, dalam pemeriksaan awal jika terbukti oleh penyidik ada perbuatan pidana seperti pemerasan, pemalakan tehadap lokasi parkir dengan meminta biaya parkir yang melebihi dari ketentuana akan ditindak,” pungkasnya. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pedagang Jangkrik di Palembang Jual Hewan Langka

Palembang, BP–Tertangkap tangan menjual salah satu spesies hewan langka yang dilindungi, Santi (39), pedagang jangkrik di kawasan Pasar Burung, Jalan ...