Home / Advertorial / Mau Berapa Cabor Pun Palembang Siap

Mau Berapa Cabor Pun Palembang Siap

Selain karena Panitia Kerja (Panja) Asian Games 2018 DPR RI menilai Palembang siap, pihaknya pun menjunjung asas proporsional. Dalam promosi Asian Games yang telah dilakukan dari tahun lalu, tuan rumah adalah dua kota besar di Indonesia, yakni Jakarta-Palembang.

 

BP/MARDIANSYAH PENINJAUAN-Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melakukan peninjauan Venue Menembak dalam rangka persiapan penyelenggraan lomba menembak se Asean, Kamis (28/1).

Komisi X DPR RI mendukung penuh ibukota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, menjadi tuan rumah upacara penutupan (closing ceremony) Asian Games 2018 mendatang.

Ketua Panja Asian Games 2018 Ferdiansyah menuturkan, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengusulkan paling lambat Maret ini sudah ada penetapan perihal penyelenggaraan penutupan serta penentuan cabang olahraga (cabor) mana saja yang akan diselenggarakan di Palembang.

“Pada prinsipnya, Palembang membuka diri berapa pun cabor yang akan diselenggarakan di sini. Namun dengan syarat segera diputuskan, yakni Maret,” tuturnya usai mendengar paparan Gubernur Sumsel mengenai kesiapan sebagai tuan rumah Asian Games, di Ruang Rapat VIP Room Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Jumat (12/2).

Penetapan disegerakan, ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini, untuk mengantisipasi persiapan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel. Persiapan membutuhkan waktu paling lama dua tahun plus masa percobaan tiga bulan, sebelum venue cabor benar-benar layak digunakan.

Maret mendatang pun akan ditetapkan apakah penutupan akan diselenggarakan di Palembang atau Jakarta. Namun pihaknya yakin Palembang layak menjadi tuan rumah upacara penutupan karena kesiapannya sudah cukup.

“Maksud kunjungan kali ini untuk melihat langsung kesiapan dan persiapan Sumsel, khususnya Palembang sebagai tuan rumah. Dalam paparan, kami tambah optimis bahwa Palembang siap jadi tuan rumah,” ujarnya.

Pihaknya sesegera mungkin akan menggelar rapat dengar pendapat bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta Gubernur Sumsel agar cabor mana saja yang akan diselenggarakan di Palembang bisa ditetapkan.

Selain sukses prestasi, pihaknya pun memaksimalkan persiapan untuk mencapai sukses penyelenggaraan. Panja Asian Games 2018 akan menggandeng Kementerian Pariwisata dalam menunjang kegiatan dan event menjelang hingga hari-H penyelenggaraan Asian Games di Palembang untuk menarik wisatawan.

“Sukses penyelenggaraan ini juga supaya Palembang menimbulkan kesan. Hingga ke depannya pasca penyelenggaraan Asian Games, wisatawan yang berkunjung ke Palembang lebih banyak dari sebelumnya,” tuturnya.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, meski penutupan dan pembukaan masih dipertimbangkan, pihaknya menginginkan penutupan bisa diselenggarakan di Palembang.

“Pembukaan di ibukota saja penyelenggaraannya, penutupan di Palembang. Hal ini sedang dipertimbangkan tergantung kesiapan daerah masing-masing,” kata Alex.

Meski penetapan cabor belum bisa dipastikan, Alex menegaskan, pembangunan baru, renovasi, rehabilitasi venue, pembangunan infrastruktur pendukung dan dasar jalan terus. “Selepas Asian Games nantinya, itu semua masih berguna. Target kita infrastruktur, bukan hanya Asian Games-nya saja,” tambahnya.

Alex meminta penetapan cabor segera dilakukan agar pihaknya pun lebih lepas dan leluasa dalam melakukan persiapan venue.

“Keputusan cabor apa yang diselenggarakan dan di mana diselenggarakannya itu harus segera. Kalau ditetapkannya saat injury time susah. Ketika ada salah satu tuan rumah tidak sanggup, tidak mungkin lagi pindah. Mau berapa pun cabor yang diselenggarakan di sini, Sumsel siap,” tandasnya.

Mantan petenis nasional Yayuk Basuki yang turut dalam rombongan Komisi X DPR RI, mengaku dirinya bangga dengan progres pembangunan di Sumsel. Ia cukup optimis Sumsel mampu menjadi host city yang baik.

“Kalau bicara progres untuk Asian Games, pembangunan Sumsel paling serius. Begitu juga dengan perawatan kawasan olahraga. Berkaca dengan beberapa Provinsi lain, cuma saya melihat Sumsel yang memang sangat terawat,” ucapnya.

Bicara mengenai persiapan Jakarta, Yayuk enggan komentar banyak. Menurutnya, progress di Jakarta memang tidak begitu cepat. Ia sendiri mengaku sangat khawatir jika rencana pembangunan khususnya wisma atlet di Jakarta bisa keburu waktu.

“Sebagai mantan olahragawan yah, saya cukup khawatir. Apakah bisa pas waktu. Jika memang targetnya menggunakan 5.000 pekerja mungkin saja bisa. Tapi, sekarang masalahnya kapan mau dimulai,” katanya. adv 

 

Kampanyekan Asian Games 2018 Hingga Malang

Setelah Seri 1 Jakarta Indonesian Basketball League (IBL) 2016 usai, Hang Tuah Sumsel (HTS) kembali mengampanyekan Road to Asian Games 2018  Palembang di Malang. HTS melakoni enam pertandingan di GOR Bimasakti, Malang, Jawa Timur.

Tulisan ‘Road to Asian Games 2018 Palembang’ kembali dipertontonkan ke publik pecinta olahraga bola basket, khususnya warga Kota Malang. Jargon kampanye pesta olahraga Asia itu kembali melekat pada tiga jenis jersey yang dikenakan skuad HTS.

Tak hanya para pemain, slogan yang merupakan upaya merangkul perhatian masyarakat terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018 Palembang tersebut juga melekat pada berbagai atribut yang dikenakan para staf pelatih.

Selain itu, Cek Kicau, maskot HTS yang kini menjadi salah satu atraksi di sisi lapangan, tak luput dari promosi ‘Road to Asian Games 2018 Palembang’.

Promosi pesta olahraga multi-event yang dilakukan oleh HTS ini merupakan salah satu cara yang tengah gencar digelar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sementara kampanye di luar Sumsel, Palembang sendiri terus berbenah berbagai fasilitas olahraga dan fasilitas pendukung lainnya.

“Sekarang kami fokus mempersiapkan berbagai fasilitas untuk 15 cabang olahraga yang akan dipertandingan di sini, selain itu kita juga terus membangun beberapa fasilitas penunjang yang saat ini masih dikerjakan dan dijadwalkan selesai sebelum pagelaran Asian Games 2018,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Senin (1/2).

Lebih lanjut Alex menjelaskan, hingga kini, Palembang sudah mencapai 80% untuk persiapan Asian Games 2018. “Sekarang kami sedang membangun fasilitas transportasi LRT (light rail transit) sepanjang 24,5 km dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sampai ke Jakabaring. Dan juga jembatan Musi,” tegasnya.

Asian Games 2018 yang akan diikuti peserta dari 45 negara dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang terdiri atas 28 cabang olahraga Olimpiade, dan 8 cabang olahraga non-Olimpiade.adv

 

KOMENTAR

Berdampak PositiF

Akmal Jailani, Tokoh Pemuda Sumsel

Menurut saya Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Palembang akan berdampak positiF bagi kemajuan Sumsel. Pastinya akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Sumsel, lalu kemajuan sektor pariwisata di mana sektor tersebut  bersentuhan langsung dengan masyarakat, perhotelan, kuliner, dan industri kreatif lainnya yang ada di Sumsel.

 

Bermanfaat Bagi Sumsel

Ari Wahyudi, Guru

Dengan adanya sejumlah infrastruktur SEA Games 2011, seperti Jakabaring Sport City (JSC) dan lainnya maka ini akan dapat digunakan untuk sarana olahraga Asian Games 2018 di Sumsel dan sarana olahraga ini masih bermanfaat bagi Sumsel. Selain itu sektor yang akan maju saat Asian Games adalah ekonomi dan pariwisata di Sumsel yang akan maju pesat.

 

Libatkan Masyarakat

Rita, Ibu Rumah Tangga

Sebagai warga Sumsel sangat menyambut baik event Asian Games yang akan dilaksanakan di Sumsel. Ini merupakan penghargaan untuk Indonesia, terutama Sumsel.

Banyak hal yang harus Sumsel perbaiki terutama soal fasilitas olahraga serta fasilitas untuk peserta Asian Games. Sarana transportasi, juga keamanannya sehingga jangan terjadi hal yang tidak diinginkan, karena apabila terjadi bisa mencoreng nama baik indonesia dan Sumsel pada umumnya.

Bagi masyarakat Sumsel hendaknya kita dilibatkan seperti event yang lalu, agar masyarakat juga mendapatkan pekerjaan dengan adanya pesta olahraga Asia ini.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Forum Pemuda NKRI Kutuk Pengeboman di Samarinda

Palembang, BP Pengeboman yang terjadi  depan gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur  yang terjadi Minggu (31/11), mendapat reaksi serta kecaman ...