Home / Headline / Jelang Panen Raya, Petani Jagung OKUT Gelisah

Jelang Panen Raya, Petani Jagung OKUT Gelisah

Panen Jagung (2)Martapura, BP
Jelang panen raya jagung yang diperkirakan satu bulan lagi, petani jagung mulai dihantui rasa gelisah karena saat panen serentak harga jagung dipastikan anjlok. Terlebih saat panen serentak seringkali harga jagung anjlok hingga di bawah level Rp3.000 per kilogram. Sementara di saat normal, harga jagung biasa berkisar antara Rp3.100 sampai Rp3.500 per kilogram. 
Kekhawatiran petani semakin terjadi setelah adanya kebijakan pemerintah yang kembali membuka kran impor jagung dari luar negeri  masuk ke tanah air, sehingga akan menyebabkan harga jagung petani semakin anjlok. 
“Saat ini memang masih belum masuk panen, dimana panen raja diprediksi masih satu bulan lagi. Tapi sekarang petani sudah resah karena takut harga akan anjlok setelah pemerintah memperbolehkan impor jagung. Ada larangan impor saja harga sering anjlok saat panen apalagi nanti setelah impor jagung diperbolehkan,” ujar Mispanto, petani jagung asal Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur, Senin (15/2).
Menurut Mispan, saat panen serentak biasanya harga jagung akan turun dibawah Rp3.000 per kilogram yaitu berkisar Rp2.500 hingga Rp2.700 per kilogram. Sementara petani sendiri tidak dapat berbuat buat banyak untuk mengantisipasi turunnya harga jagung tersebut. 
“Satu-satunya jalan adalah kita harus melakukan panen lebih awal, jangan sampai saat stok jagung melimpah harga akan turun lagi. Semakin turun harga jagung maka kita semakin rugi. Apalagi biaya yang dikeluarkan selama tanam hingga panen tidak sedikit,” ungkapnya. 
Langkah lain yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi turunnya harga saat musim panen adalah menunda untuk menjual jagung. Namun langkah ini jarang sekali dilakukan petani karena untuk kebutuhan hidup sudah tidak bisa ditunda lagi.
“Jarang sekali petani yang memiliki modal lebih. Petani di sini menanam untuk memenuhi kebutuhan hidup, kalau sudah panen tidak langsung dijual kita akan makan apa. Bahkan ada petani yang berutang di warung untuk memenuhi kebutuhan hidup dan akan dilunasi hutangnya saat panen berlangsung,” katanya. #nto
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pemkab OKU Kembali Rekrut CPNS dan P3K Tahap II

Baturaja, BP — Kabar gembira bagi para pencari kerja yang ingin mengabdi sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai ...