Home / Advertorial / H Alex Noerdin, Gubernur Pertama Terima Anugerah Tertinggi IPDN    

H Alex Noerdin, Gubernur Pertama Terima Anugerah Tertinggi IPDN    

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk pertama kalinya menganugerahkan Tanda Penghargaan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja kepada Gubernur di Indonesia. Penghargaan tertinggi milik IPDN ini diberikan kepada Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin.

IPDMenurut Gubernur IPDN Ermaya Suradinata, dipilihnya Alex Noerdin sebagai penerima penghargaan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja karena telah berjasa terhadap pengembangan daerah serta memberdayakan alumni IPDN di Sumsel.
“Kita butuh waktu lama untuk memberikan penghargaan ini. Pasalnya penerima penghargaan ini harus memenuhi beberapa nilai yang kita tetapkan,” ungkap Ermaya usai menyerahkan Tanda Kehormatan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja di Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (10/2).
Ditambahkan Ermaya, salah satu unsur yang dinilai yakni komitmen tentang pembangunan dan membangun pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang 32 dan 23 bahwa Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamong Prajaan (IKA-PTK) ada dalam kedinasan. Dan itu dibuktikan dalam kerja nyata yang dilakukan oleh Alex Noerdin di Sumsel.
“Sebelumnya kami sudah mengirimkan tim penilaian untuk turun langsung ke lapangan, dan hasil konkretnya berdasarkan persentasinya alumni IPDN di Sumsel merupakan tertinggi yang diberdayakan. Ini berkat andil dari Pak Alex, sebagai Kepala Daerah terhadap negara ini bukan hanya bagi Sumsel,” lanjut Ermaya.
Dikatakannya lagi, membangun negara harus dilakukan terlebih dahulu di daerah. Untuk itu, sangat dibutuhkan komitmen, peran dan fungsi dari Kepala Daerah terhadap rakyatnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengungkapkan, penghargaan yang diberikan kepada dirinya merupakan kebanggaan tersendiri. Terlebih, dirinya dinobatkan sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang menerima Tanda Penghargaan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar IPDN, penghargaan ini merupakan kehormatan yang tidak terhingga bagi kami,” kata Alex usai menerima Tanda Kehormatan.
Menurut dia, untuk meraih penghargaan ini bukanlah mudah lantaran dirinya harus bekerja sama dalam waktu yang cukup lama, tentunya dibantu oleh alumni IPDN yang berada di Sumsel. Betapa tidak, usaha itu sudah dirintisnya sejak menjabat Bupati Musi Banyuasin hingga menjadi Gubernur Sumsel selama dua periode.
“Puluhan tahun membangun daerah. Berdasarkan pengalaman kami selama menjabat Bupati Muba dan Gubernur Sumsel masing-masing dua kali, birokrat yang paling baik itu adalah lulusan IPDN. Kita sudah buktikan itu bukan cuma ngomong saja,” tegas Alex.
Dia menyebut, salah satu contohnya yakni ditunjukkan alumni IPDN sebagai Penjabat Bupati di sejumlah daerah di Sumsel. Menurut dia, Penjabat Bupati lulusan IPDN terbukti memberikan warna yang lain di daerah yang dia pimpin.adv

—————–

 

Ketua MPR RI Puji H Alex Noerdin
* Sumsel, Satu-satunya Provinsi yang Siap
Laksanakan Asian Games 2018

Ketua MPR RI H Zulkifli Hasan menghadiri upacara Pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Prof  Dr  dr H Fachmi Idris MKes di Graha Sriwijaya Universitas Sriwijaya, Rabu (27/1).
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan memuji  keberhasilan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, yang dinilainya sarat prestasi.
“Gubernur kita ini luar biasa, ucapkan selamat kepada bapak Gubernur, satu-satunya provinsi yang sudah siap untuk Asian Games, luar biasa, provinsi yang punya Jakabaring, yang sebentar lagi di bangun LRT, jadi Gubernur yang sarat prestasi,” katanya.
Zulkifli yang berasal dari Lampung ini mengaku cemburu dengan keberhasilan Sumsel dan berharap Gubernur Lampung dapat meniru Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.
Menurutnya, dari sejarah dirinya dari Lampung dulu Sumsel dikatakan Sumbagsel, karena dulu belum ada Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung, namanya Sumatera Bagian Selatan, sekarang disebut Belanja Sumba yang terdiri dari Bangka Belitung, Jambi, Lampung, Bengkulu, dan Sumsel.
Sering diceritakan orangtua dulu kala zaman Sriwijaya 700 tahun yang lalu, memiliki armada laut kuat sampai ke India, Thailand,  dan Nusantara.
Saat Singapura masih pulau, Sriwijaya sudah ke mancanegara karena sumber daya manusianya unggul bukan karena sumber daya alamnya.
“Karena kunci kemajuan suatu bangsa bukan kekayaan alam, Singapura sekarang luar biasa, enggak punya sawah, tidak punya bataubara, tidak punya kebun sawit, tidak punya perternakan majunya luar biasa karena sumber daya manusianya, begitu juga dulu zaman keemasan Sriwijaya,” katanya.
Dalam acara tersebut Ketua DPR RI Ade Komaruddin yang sedianya dijadwalkan hadir bersama Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berhalangan hadir.
“Seharusnya ada Ketua DPR RI, namun beliau berhalangan hadir,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat memberikan sambutan.
Dalam pengukuhan guru besar tersebut, Alex berharap orasi yang disampaikan  Prof Dr dr H Fachmi Idris, MKes dapat dijadikan ide cemerlang para peneliti sehingga dapat bermanfaat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan selamat kepada beliau. Gagasannya dalam orasi ilmiah itu sangat sesuai dengan program pembangunan dan bisa jadi bahan penelitian lainnya. Mengingat nilai kesejahteraan menjadi visi misi Provinsi Sumsel,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam kata sambutannya.
Sebelumnya dokter dan politikus Fachmi Idris dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), dalam rapat senat khusus terbuka Unsri di kampus Unsri Bukit Palembang Rabu (27/1).
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MPR RI Zulkifli Hasan,  Gubernur Sumsel Alex Noerdin, pejabat, dan ikatan alumni Kedokteran Unsri.
Fachmi yang kini menjabat sebagai Plt Direktur Utama BPJS Kesehatan ini membacakan orasi ilmiah untuk pengukuhan guru besarnya yang berjudul ‘Bejana Berhubungan Permasalahan Kesehatan Nasional di Era Jaminan Kesehatan Nasional’. Hal utama yang menjadi poin pembahasannya yakni rekanalisasi penyelesaian berdasarkan pendekatan ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kedokteran komunitas melalui model publik privat miks dan model ‘public to public’ di dalam sistem pelayanan kesehatan.
Seperti diketahui, putra kelahiran Palembang 1 Februari 1968 tersebut memang berdedikasi sebagai dokter aktivis yang dibuktikannya hingga kini sebagai Ketua Tim Penyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Program Jaminan Kesehatan DJSN RI (SK DJSNI).adv

KOMENTAR

 

Pemimpin Visioner

Iwan Sumarwan, PNS
Penghargaan Astha Brata Madya Utama Pamong Praja sangat tepat diberikan kepada H Alex Noerdin, karena beliau seorang pemimpin yang visioner dan punya kapasitas dan kapabilitas untuk memajukan Sumatera Selatan, terbukti dengan keberanian beliau untuk mengambil event-event penting bertaraf international (SEA Games, Islamic Solidarity Games, MTQ Internasional, dst) dengan hasil memuaskan dan membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah Internasional.
Kita pun turut bangga punya pemimpin seperti beliau (perfect, tegas, dan merakyat) dan selalu melakukan yang terbaik (do the best) buat rakyatnya.

Pantas Diterima
Erawan Abizar, Anggota DPRD Sumsel
BAIK, memang Gubernur Sumsel pantas menerima penghargaan tertinggi, karena kinerja kualitas dan kuantitas.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Forum Pemuda NKRI Kutuk Pengeboman di Samarinda

Palembang, BP Pengeboman yang terjadi  depan gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur  yang terjadi Minggu (31/11), mendapat reaksi serta kecaman ...