Home / Sumsel / PALI / Kehilangan Rp15 Juta, Sulai Nekat Gantung Diri di Pohon Petai

Kehilangan Rp15 Juta, Sulai Nekat Gantung Diri di Pohon Petai

IMG_20160210_135308PALI, BP
Penduduk Dusun III, Desa Simpang Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Rabu (10/2) pagi, mendadak gempar. Seorang warga bernama Sulaiman alias Sulai (35), warga Desa Babat, Kecamatan Penukal, yang membuka usaha salon, nekat mau mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon petai.

Sulai nekat melakukan usaha bunuh diri diduga depresi karena telah kehilangan uang tunai sebesar Rp15 juta dan empat telepon selular kesayangannya. Untunglah aksi nekatnya diketahui warga desa lainnya. Ia berhasil diselamatkan dan dirawat di Puskesmas setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum nekat hendak melakukan bunuh diri, beberapa hari sebelumnya Sulai telah mengalami kehilangan uang tunai Rp 15 juta dan empat ponsel di tempat usaha salonnya. Sejak kejadian itu membuat dia menjadi murung dan depresi.

Baca:  Bripda Azan Bunuh Diri atau Dibunuh?

Puncaknya terjadi pada Rabu (10/2), Sulai nekat hendak bunuh diri dengan cara memanjat pohon petai dan membawa seutas tali nilon warna biru. Sulai mengikatkan tali tersebut pada salah satu cabang pohon petai tersebut. Saat itu banyak warga yang melihat perbuatan nekat Sulai.

Warga telah berupaya membujuk Sulai supaya tidak melakukan perbuatan nekat tersebut. Namun Sulai masih tidak menghiraukannya. Dia tetap mengikatkan tali yang dibanya ke salah satu cabang pohon petai dan menjeratkan tali itu ke lehernya. Sebelum Sulai melompat dari pohon petai dengan tali telah terjerat dilehernya, warga masih terus berupaya membujuknya.

Baca:  Polisi Tembak Kepala Sendiri, Kecewa Karena Gagal Nikah

Bahkan warga sudah ada yang berupaya memanjat batang pohon petai tersebut, untuk merayunya. Ternyata Sulai masih saja melonpat dari pohon petai dengan tali sudah terjerat dilehernya. Melihat Sulai nekat melompat, warga dengan berbebas memanjat pohon petai tersebut dan memotong tali nilong yang menjerat lehernya.

Sebelum tali tersebut dipotong, warga lainnya telah menyiapkan alat penampungan dibawanya. Setelah tali dipotong, membuat Sulai terjatuh di tempat penampungan yang telah disiapkan warga. Kemudian warga langsung membawa Sulai ke Puskesmas setempat untuk merawatnya. Kini Sulai masih dirawat di Puskesmas setempat.

Baca:  Temukan Orang Gantung Diri Saat Buang Bangkai

Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto Sik MSI melalui Kabag Opsnya, Kompol Andi Kumara Sik didampingi Kapolsek Penukal Abab, AKP Indrowono dan Kasubag Humasnya, Iptu Arsyad, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Korban diduga mengalami depresi sehingga nekat mau bunuh diri. Karena sebelum kejadian, korba  telah bercerita kepada seorang warga bernama Awam, bahwa dia mengalami kehilangan uang sebesar Rp15 juta dan empat ponsel. Dalam kejadian itu, korban berhasil diselamatkan warga,” jelasnya. #hab

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pecundangi Tuan Rumah Kontingen JPD PALI Juara Umum II

PALI,  BP Kontingen Jambore Pemuda Daerah (JPD) Perwakilan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Kalah dari Juara bertahan Kota Palembang ...