Home / Headline / Gubernur Ajukan Percepatan Pembangunan Transportasi

Gubernur Ajukan Percepatan Pembangunan Transportasi

Gubernur Ajukan Percepatan Pembangunan Transportasi (1)Jakarta, BP

Pelaksanaan pembangunan sejumlah proyek di Sumatera Selatan terus digeber. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama gubernur lainnya se-Sumatera menghadiri Rapat Koordinasi dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kamis (11/2) untuk membahas pembangunan transportasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Alex menuturkan, percepatan pembangunan di Sumsel bukan hanya karena provinsi ini akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Pembangunan infrastruktur memang harus dikebut agar perekonomian bisa lari kencang.

“Apa yang digagas Kemenhub untuk menyamakan persepsi program pembangunan transportasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah patut diacungi jempol. Bagi pemerintah daerah, pertemuan semacam ini membuka ruang dan menjadi tempat memperbaiki atau memasukkan usulan baru. Meski saya sangat sibuk, tetap meluangkan waktu untuk tetap hadir,”  tuturnya usai Rakor.

Baca:  Gubernur Sumsel Ajukan Usulan Tiga Raperda Baru

Gubernur dua periode ini langsung mengajukan sejumlah usulan kepada Menhub, mulai dari penyerahan bandara ke pemerintah pusat dan pengajuan penambahan anggaran untuk pembebasan lahan proyek kereta api Trans Sumatera.

Untuk Trans Sumatera, Alex memaparkan, anggaran yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp5 miliar dirasa terlalu kecil. Idealnya butuh sekitar Rp10-15 miliar. “Kami ajukan tambahan tidak banyak, sekitar Rp10-15 miliar di APBN-P 2016 untuk pembebasan lahan,” ujar Gubernur pertama peraih Astha Brata Madya Utama Pamong Praja ini.

Baca:  Hanya Dr AK Gani, Gubernur Sumsel Pertama Yang Usianya Muda

Pembebasan lahan, sambungnya, perlu mendapat perhatian serius. Sebab prosesnya selalu menjadi bagian tersulit dalam sebuah proyek pembangunan. Awalnya, ia bercerita, Kemenhub sengaja mengucurkan anggaran kecil lantaran dikhawatirkan jika terlalu besar tidak akan maksimal penyerapannya di kemudian hari.

“Pemerintah pusat tidak perlu takut soal penyerapan. Kalau pun tidak mencapai 100 persen, hal itu bukanlah persoalan karena bisa digunakan untuk tahun depan,” ujarnya.

Selain proyek Trans Sumatera, Pemprov Sumsel juga menargetkan memasang CCTV di jalan nasional yang ada di daerah ini. Alex mengungkapkan, CCTV diperlukan untuk keselamatan berlalu lintas di jalan. Pihaknya berencana memasang CCTV di 600 titik Kota Palembang dengan estimasi anggaran Rp289 miliar.

Baca:  Gubernur Saksikan Penandatanganan MoU Pilkada Damai 2018

Sementara untuk bandara, pihaknya siap menyerahkan sejumlah bandara ke pemerintah pusat di antaranya Bandara Silampari Kota Lubuklinggau dan dua bandara lagi, yakni Atung Bungsu di Pagaralam dan Bandara Banding Agung di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, Kemenhub mengalokasikan anggaran tahun 2016 sebesar Rp48,46 triliun dengan fokus kerja peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan kapasitas, dan tata kelola dan regulasi/dukungan manajemen.#ril/idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Royana Terharu, SLB Negeri Kabupaten PALI Mulai Belajar

PALI,  BP Kegiatan belajar-mengajar sudah dimulai di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Untuk yang pertama ...