Home / Advertorial / Sekolah Pariwisata Sumsel Dorong Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

Sekolah Pariwisata Sumsel Dorong Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

Sumsel merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang sangat bagus. Salah satunya area di sepanjang Sungai Musi yang sangat berpotensi untuk dikelola sebagai obyek turisme.

Sekolah Pariwisata Kedua di Indonesia Berdiri di Sumsel (1)

“TAHUN 2016, kami akan menganggarkan dana sebesar Rp25 miliar untuk promosi wisata Sumsel. Nanti, bentuknya berupa publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan wisata-wisata yang ada di Sumsel. Ini perlu tindakan dari pemerintah daerah juga,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat diwawancarai wartawan usai acara serah terima aset atau lahan pembangunan Politeknik Negeri Pariwisata Palembang dari Gubernur Sumsel kepada Menteri Pariwisata RI, di Griya Agung.

Menurut Arief, pembangunan Politeknik Pariwisata Negeri Palembang juga dapat menjadi salah satu kegiatan untuk mendorong pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan.

“Kondisi pariwisata di Sumsel ini kan belum tereksplor secara maksimal. Mungkin dengan didirikannya sekolah tinggi pariwisata ini dapat menumbuhkan giat kepariwisataan di daerah Sumsel,” katanya lagi.

Ia mengatakan, sangat mengapresiasi dengan apa yang telah dilakukan Pemprov Sumsel untuk mendirikan Sekolah Tinggi Pariwisata ini. “Saya sangat apresiasi sekali, ini kan sekolah pariwisata kedua setelah Sekolah Pariwisata di Bandung. Perkembangan pariwisata di daerah juga tergantung pada pemimpinnya, jika pemimpinnya aktif melihat potensi dan bisa mengembangkannya maka akan terkelola dengan baik,” sambungnya.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, lanjut Arief, pihaknya akan membantu mendorong untuk membuka rute penerbangan baru dari Guangzhou ke Palembang.

“Tentu dengan dibukanya rute penerbangan baru juga harapannya dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di Sumsel. Wisman ini akan membawa dampak positif bagi seluruh penjual jasa wisata di Sumsel, khususnya untuk penduduk di pinggiran Sungai Musi nanti,” jelasnya.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, Pemprov Sumsel akan berusaha maksimal mengembangkan potensi wisata yang ada di Sumsel. “Seperti di Palembang ada Sungai Musi yang sangat berpotensi menjadi obyek wisata,” ujar Alex Noerdin.

Baca:  Pemandu Wisata Mulai Disertifikasi

Bicara tentang pariwisata Sumsel, Alex mengakui, destinasi wisata di Sumsel belum sebaik destinasi wisata di daerah lain. Akan tetapi, Sumsel punya kelebihan tersendiri yaitu sejarah dan budaya serta kuliner yang dapat dioptimalkan untuk jadi pendukung peningkatan wisatawan.

“Sumsel ini banyak destinasi wisata sejarah dan budaya, misalnya Bukit Siguntang di mana tempat itu adalah tempat pertama kali peradaban Budha masuk Palembang. Selain itu, juga kerajaan Sriwijaya pertama kali terletak di Sumsel. Jadi, inilah potensi wisata sejarah dan budaya yang akan dioptimalkan,” terangnya.

Pemprov Sumsel sudah menghibahkan lahan seluas 20 hektar untuk pembangunan Politeknik Negeri Pariwisata Palembang. “Lahan ini terletak di Jakabaring. Nanti di sebelah Poltek Pariwisata ini juga akan dibangun Sekolah Tinggi Jurnalis,” katanya.

Ia menambahkan, akan ada kerja sama Pemprov Sumsel dengan Sekolah Pariwisata Missouri untuk ikut memberikan pengajaran bagi para siswa. “Mungkin saja kita ambil tenaga pengajar dari Missouri agar bisa mengajar siswa Poltek Negeri Pariwisata Palembang,” tuturnya.

Ia berharap, dengan dibangunnya Politeknik Negeri Pariwisata Palembang dan dorongan dari Menteri Pariwisata RI untuk membuka rute penerbangan baru dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun lokal yang berkunjung ke Sumsel.

“Jika jumlah wisatawan meningkat tentunya juga berdampak pada seluruh pelaku usaha, seperti usaha suvenir, kerajinan khas, ataupun penjual kuliner khas,” harapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene hamelyn Sinaga mengatakan, anggaran Rp25 miliar yang akan diberikan oleh Kementerian Pariwisata merupakan anggaran promosi wisata.

“Jadi, nanti anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan promosi pariwisata. Seperti membuat film ataupun rekaman mengenai destinasi wisata yang ada di Sumsel. Kemudian hasil rekaman tersebut dipublikasikan ke media-media seperti di televisi. Tujuannya, agar seluruh masyarakat juga tahu dengan obyek-obyek wisata yang ada di Sumsel,” jelas Irene saat diwawancarai.

Baca:  Anggota PWI Ogan Ilir Ikuti Tour HPN Jawa Timur

Irene mengatakan, pihaknya juga akan segera membentuk tim untuk mengembangkan wisata Sungai Musi  yang sangat memiliki banyak tempat wisata seperti Pulau Kemaro, Kampung Arab, dan sebagainya. “Sungai Musi ini sangat berpotensi untuk dijadikan obyek wisata. Nanti, kami akan membuat paket perjalanan menyusuri pinggiran Sungai Musi ke tempat yang mempunyai obyek tertentu,” katanya. adv

 

Masuk Rute Wisata Dunia

Pemprov Sumsel bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata terus berupaya untuk menggenjot wisatawan mancanegara (wisman) agar berkunjung ke Indonesia, terutama Kota Palembang. Karena itu, Sumsel akan masuk ke dalam rute wisata dunia.

“Dalam waktu dekat rute ini akan dibuka, rute ini sendiri yakni, Sumsel, Bali dan Ghuang Zhuo,” kata Menteri Pariwisata RI DR Ir Arief Yahya, MSc didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin usai menandatangani nota kesepahaman pada serah terima hibah tanah Politeknik Pariwisata Negeri Palembang dan Seminar Tourism Marketing sekaligus Launching Digital Marketing Pariwisata Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Jumat (20/11).

Menurutnya, saat ini wisata di Indonesia kalah dengan Cina, Singapura, Malaysia, dan beberapa negara lainnya. Hal ini dipengaruhi dari CEO mengingat kemajuan pariwisata tergantung dari CEO.

“Jika kemajuannya cepat maka akan semakin baik,” ujarnya.

Ke depan juga pihaknya akan membuka rute ke Cina. Pasalnya turis dari Cina itu paling tinggi.

Meskipun saat ini Sumsel akan masuk ke dalam rute wisata tourism, pihaknya meminta pemerintah untuk membenahi Sungai Musi karena merupakan icon dari Sumsel terutama bagi Kota Palembang. “Jika setiap destination sudah baik maka para wisatawan akan datang sendiri,” ujarnya.

Baca:  Sektor Pariwisata Program Unggulan Sumsel

Dia juga berjanji, jika Sungai Musi menjadi icon pariwisata maka pendapatan daerah pun akan melebihi setiap perusahaan ada di Sumsel saat ini.

“Kami juga setiap tahunnya memilih 10 destinasi yang akan dipromosikan agar menjadi pariwisata di Indonesia. Kami berharap mampu menarik perhatian para wisman maupun wisnus,” katanya. adv

 

 

KOMENTAR

 

 

Cetak SDM

 

Vebri Alintani, Seniman /Budayawan

 

JANJI menteri itu, kalau ditepati, sangat bagus. Karena kita memang kekurangan SDM kepariwisataan.

Meski sekarang ada instansi kepariwisataan namun SDM-nya masih sangat kurang. Dengan adanya sekolah tentu ada harapan mencetak SDM yg baik untuk mengelola potensi wisata di Sumsel.

Banyak potensi wisata, baik wisata budaya mau pun alam yang tidak terkelola dengan baik, karena kekurangan SDM.

 

 

 

Harus Dikawal Gubernur Alex Noerdin

 

Heriyanto Daniel Nainggolan, Masyarakat

 

GUBERNUR Sumsel Alex Noerdin diminta harus mengawal dan jemput bola terkait janji Menteri Pariwisata RI Arief Yahya yang akan membantu pembanggunan sekolah pariwisata dan mengkucurkan Rp 25 Miliar untuk pariwisata di Sumsel.

Sebab bila janji itu terrealisasi, sektor pariwisata Sumsel dapat bangkit hingga memberikan kontribusi bagi pendapatan pemerintah daerah.

Dengan adanya dukungan itu, setidaknya dapat dimanfaatkan pemerintah provinsi Sumsel untuk meningkatkan infrastruktur pokok dan infrastruktur penunjang bagi daya tarik kepariwisataan di wilayah Sumsel.

Menurutnya Sumsel memiliki kelebihan tersendiri, baik dari segi sejarah, budaya, maupun potensi tempat-tempat wisata yang layak jual bagi wisatawan lokal, nasional, dan internasional. Misalnya, di Palembang, OKU Selatan, Pagaralam.  Namun hal itu, bila tidak diseriusi untuk digarap, maka akan ketinggalan dan hanya berjalan di tempat.

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Forum Pemuda NKRI Kutuk Pengeboman di Samarinda

Palembang, BP Pengeboman yang terjadi  depan gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur  yang terjadi Minggu (31/11), mendapat reaksi serta kecaman ...