Home / Headline / Petani OKI Jangan Lagi Tergantung Iklim

Petani OKI Jangan Lagi Tergantung Iklim

# Pemerintah Bantu Alat Pertanian Modern
Menteri Pertanian RI Andi Amran panenKayuagung, BP

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meminta petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk tidak tergantung pada iklim. Terlebih, pemerintah pusat melalui APBN sudah menyalurkan bantuan berupa ratusan hand tractor, pompa air, mesin tanam, mesin panen, dan alat berat, dan benih gratis.

Hal itu ia katakan saat panen raya Desa Bandar Jaya, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Kamis (4/2). “Kalau selama ini petani tak bisa tanam dua kali (IP200) karena alasan iklim, seperti kondisi masih musim hujan, air belum surut, dan sebagainya, sekarang itu tidak lagi menjadi alasan. Alat pertanian modern sudah diberikan dan telah sampai ke tangan petani,” kata Andi Amran di hadapan Bupati OKI Iskandar dan Panglima kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson, SIP.

Dijelaskan dia, saat ini pemerintah sedang memprogramkan tanam cepat. Sehingga tidak boleh ada lahan pertanian yang tak difungsikan.

“Setiap habis panen, petani bisa langsung tanam lagi, karena alat panen sudah dibantu, hand tractor sudah ada, alat tanam sudah ada, kalau lahannya kering sudah dibantu pompa air, sudah ada irigasi, bahkan pemerintah juga membantu benih gratis, begitu juga  minyak solar untuk operasional alat dibantu juga oleh pemerintah,  jadi tidak boleh lagi petani menunggu musim hujan atau musim surut, kalau takut gagal panen, lahan pertaniannya kita asuransikan, jadi kerugian petani akan diganti, ” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian memberikan bantuan tambahan kepada para pertani di Air Sugihan berupa hand tractor, alat perontok padi, benih gratis untuk 4000 ha, dan memberikan bantuan untuk kelompok tani se kabupaten OKI seniai Rp6,9 miliar.

“Kepada para petani, jika ada kendala di lapangan, silakan sampaikan ke pemerintah. Langsung kita bantu solusinya. Masalah pupuk, jika pupuk urea tidak kunjung turun, maka pejabatnya yang diturunkan. Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya atas  bantuan pendampingan dari Babinsa TNI pada petani,” tegasnya.

Bupati OKI Iskandar, SE mengatakan, pemerintah daerah sangat terbantu oleh pemerintah pusat, terutama dalam upaya meningkatkan produksi padi di OKI.

“Ratusan alat pertanian sudah diterima oleh kelompok tani se kabupaten OKI. Bantuan itu betul-betul membantu petani dalam bercocok tanam. Selama ini petani yang biasa mengandalkan alam dan menggunakan alat manual seperti cangkul dan sebagainya, hal itu tidak ada lagi, sudah menggunakan alat pertanian modern,” kata Iskandar.

Menurut Iskandar, dengan dukungan pemerintah pusat, dan upaya keras dari pemerintah daerah, kabupaten OKI tahun 2015 mampu meningkatkan produksi padi sebanyak 12,9%.

“Di tahun 2015, Kabupaten OKI mampu memproduksi Padi sebanyak 639.545 ton dari luas panen 139.839 hektar, sehingga OKI masuk 5 besar daerah penghasil padi terbesar,” terangnya.

Bupati menargetkan tahun 2016, OKI  mampu memproduksi padi sebanyak 851.511 ton gabah kering, dari luas panen 186.326 hektar dan luas tanam 195.106 ha. Target produksi padi tersebut dapat tercapai melalui hasil panen padi reguler sebanyak 597.624 ton, ditambah hasil dari budidaya padi inhibrida dengan jajar legowo sebanyak 15.278 ton, serta hasil dari kegiatan lain sebanyak 238.609 ton.

“Kami yakin target 851.511 ton itu bisa tercapai, apalagi kita mendapat kuota cetak sawah baru sebanyak 10.000 hektar,” katanya.

Produksi Padi di OKI, jelasnya, didukung oleh lahan pertanian seluas  120.480 ha sawah lebak, irigasi seluas 650 ha, sawah tadah hujan 36.411 ha, sawah lebak 57.603 ha, Folder 5.175 ha dan sawah pasang surut 20.641 ha. # ros

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tingkatkan Harga Jual Karet, Kabupaten Muratara Belajar ke Muba

Keluang, BP–Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi menyambut kunjungan kerja Wakil Bupati Musi Rawas Utara H Devi beserta jajarannya, ...