Home / Headline / Longsor, Jalur KA Lahat-Linggau Putus

Longsor, Jalur KA Lahat-Linggau Putus

Hampir satu kilometer rel KA di bibir terowongan Willem Synja Tunnel tertimbun longsor. Operasional KA Palembang-Lahat-Lubuklinggau terganggu. Ratusan penumpang untuk tiga jurusan itu telantar.

2401.01.longsor-timbun-terowongan-ka-di-lahat_20160123_140815Lahat, BP

Menyusul curah hujan yang tinggi dan lama, tanah tebing di sepanjang rel kereta api menjelang terowongan Willem Synja Tunnel antara Stasiun Bunga Mas – Stasiun Lahat longsor. Akibat longsor yang menutupi jalan KA dan bibir terowongan, operasional KA milik PT KAI jurusan Palembang, Lahat, sampai Lubukinggau terganggu.

Hal itu diungkapkan Humas PT KAI Divisi Regional (Divre) III Sumatera Selatan Jaka Jarkasih, Sabtu  (23/1). “Kami mendapat kabar pagi tadi, dari petugas PPKA Stasiun Lahat pada jam 07.30 telah terjadi longsor yang menutup jalur PT KAI di Lahat,” ujarnya.

Longsor yang terjadi di bibir terowongan antara Stasiun Bunga Mas – Stasiun Lahat itu berada pada KM 435 + 7/8, dengan tinggi longsor yang menutupi jalur sekitar 2- 5 meter dan panjang lebih kurang 30 meter.

Baca:  Empat Daerah Sumsel Dipetakan Rawan Longsor

Akibat dari longsor itu, keberangkatan penumpang KA Ekonomi Serelo jurusan Kertapati – Lubuklinggau PP dibatalkan dan tiket dikembalikan 100 persen.

“Saat ini kita sedang melakukan perbaikan. Dikarenakan medannya cukup sulit, sampai dengan sekarang perbaikan masih berjalan. Berdasarkan keterangan petugas, perbaikan baru dapat selesai pukul 17.00,” imbuhnya.

 

Hingga pukul 16.00, jalur rel kereta api di mulut terowongan kawasan Gunung Gajah, Lahat, masih tertutup tanah longsoran tebing di sisi terowongan itu.

Tingginya tumpukan tanah yang mencapai 4 meter menutupi jalur rel kereta, sehingga petugas cukup kesulitan menyingkirkan tanah dengan peralatan manual seperli linggis dan cangkul saja, apalagi pada longsoran tanah itu terdapat pohon dan semak.

Petugas yang melakukan pembersihan  terpaksa menggunakan  alat berat, karena evakuasi longsoran memakan waktu cukup lama jika hanya mengandalkan peralatan manual.

“Kami mendapat laporan tebing di mulut terowongan ini longsor, dan semua petugas lapangan serta semua bagian yang ada di Stasiun KA  Lahat turun tangan, tetapi agak lamban karena menggunakan peralatan manual,” tukas Sidik, salah seorang petugas kepada wartawan.

Baca:  Banjir Bandang Dan Longsor Hantam Satu Desa Di OKUS

Pihak Kereta Api menargetkan pembersihan longsoran tanah dapat selesai petang kemarin, sehingga semua jadwal keberangkatan kereta api barang dan penumpang dari Palembang – Lubuklinggau dan sebaliknya yang dibatalkan sejak pagi, dapat beroperasi lagi.

Terjadinya bencana longsor di Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Lahat, membuat Kereta Api Serelo Lubuklinggau tujuan Palembang tidak jadi berangkat, sehingga ratusan penumpang batal berangkat.

 

Manik, salah satu penumpang  asal kabupaten Rejang Lebong, kepada wartawan mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengaku sudah datang jauh-jauh dari Curup ke Lubuklinggau namun ketika sampai di stasiun ada pemberitahuan kalau ada  longsor dan banjir.

 

“Baru pukul 8.30 tadi kita dapat informasi, kalau di daerah Lahat dekat terowongan terjadi longsor. Kereta tidak bisa melintas,” ujarnya.

 

“Mau pulang lagi ke Curup lumayan jauh, karena jarak tempuh saja sudah dua perjalanan, ditambah biaya juga terbatas,  lebih baik menunggu siapa tahu nanti malam bisa berangkat.”

Baca:  Pemkab Empatlawang Waspadai 12 Titik Longsor

 

Terpisah Kepala Stasiun (KS) KA Lubuklinggau Wastar kepada wartawan membenarkan adanya pembatalan pemberangkatan akibat terjadinya bencana longsor dan banjir di terowongan Lahat sehingga untuk sementara keberangkatan dibatalkan.

 

“Yang berangkat hari ini KA Ekonomi Serelo, jumlah penumpang ada 384 penumpang,” ujarnya saat ditemui di stasiun KA Lubuklinggau.

 

Namun meskipun gagal berangkat, semua tiket penumpang sudah dikembalikan, jadi tidak ada pihak yang dirugikan, lagi pula sejak pagi sudah diumumkan karena ada penundaan.

 

“Pertama kali kita beritahu penumpang pukul 08.00, sejam kemudian kita menghubungi pihak kantor Divre III SS Palembang, dan mereka kita suruh tunggu. Setengah jam kemudian pukul 09.30 dapat konfirmasi untuk keberangkatan KA Serelo dibatalkan, dan tiket penumpang harus dikembalikan,” ungkapnya‎. #ufi/kur

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Berusaha Kabur, Dua Bandit Dihadiahi Timah Panas

Baturaja, BP — Dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil diamankan Polsek Semidang Aji Ogan Komering Ulu (OKU). Spesialis ...