Home / Headline / Sudah Teken Kontrak, Tolle Batal Bela SFC

Sudah Teken Kontrak, Tolle Batal Bela SFC

 Ahmad-Hisyam-Tolle-Pemain-Baru-Sriwijaya-FC-di-Piala-Jenderal-Sudirman-Tahun-2015Palembang, BP

Gelandang muda Sriwijaya FC Achmad Hisyam Tolle batal membela klubnya. Toh, hal ini tak memberi pengaruh apapun lantaran kerangka skuad Laskar Wong Kito sudah terbentuk.

Sekretaris tim SFC Achmad Haris, Jumat (22/1), mengatakan, Hisyam Tolle batal bermain untuk klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini. Hal tersebut lantaran ia masih terikat kontrak dua musim dengan Pusamania Borneo FC (PBFC).

“Benar, Tolle batal membela SFC karena mendadak dia dipanggil timnya Borneo FC. Padahal, Tolle sebenarnya pemain yang kita pertahankan tadinya, dan dia sudah dipinjamkan di SFC,” kata pria berkacamata ini.

Dari hasil evaluasi jajaran pelatih di akhir tahun 2015 lalu, gelandang berusia 22 tahun itu termasuk pemain prioritas untuk dipertahankan. Itulah kenapa manajemen bergerak cepat untuk memanggilnya kembali ke Bumi Sriwijaya.

Baca:  Menang atau Semakin Terpuruk

Bahkan Tolle menjadi salah satu dari 25 pemain yang teken kontrak bersama SFC musim ini. Meski demikian, statusnya masih sebagai pemain pinjaman. Borneo FC pun memanggilnya kembali dan manajemen SFC terpaksa merelakan.

“Tadinya tidak ada masalah, tapi dia dipanggil timnya lagi. Jadi dia batal membela SFC,” tegasnya lagi.

Pelatih Benny Dollo tampaknya tak terlalu ambil pusing soal batalnya Tolle membela SFC. Malahan sang pemain tidak masuk dalam skema permainannya.

Dalam dua ujicoba terakhir menghadapi PS Pertamina (18/1) dan PS Pusri (21/1), tak ada nama Tolle di starting eleven.

Bendol menurunkan Dian Agus Prasetyo sebagai penjaga gawang. Di lini belakang, ia menyertakan Thierry Gathuessi, Fachrudin, Supardi, dan Syaiful Indra Cahya. Gelandang bertahan ada Asri Akbar dan Hapit Ibrahim. Kemudian gelandang serang dihuni Firman Utina, Ridwan, dan Bayu Gatra, dan striker menjadi milik Alberto Goncalves.

Baca:  Performa SFC Terus Turun, Diusulkan Baryadi Jadi Dirtek

“Kita telah membuat formula-formula tim. Siapa saja yang bisa diturunkan dengan gaya permainan seperti ini,” ujar pelatih asal Manado ini

Diakuinya, dua kali laga ujicoba itu telah menggambarkan komposisi skuadnya untuk mengikuti Piala Gubernur Kalimantan Timur.

Sementara saat disinggung masuknya Hapit Ibrahim dalam starting eleven, Bendol menjelaskan bila pemain muda ini terus menunjukkan perkembangan yang bagus. Oleh sebab itulah, ia coba memberikan kesempatan lebih padanya. Selama dua kali turun, Bendol cukup tertarik melihat permainannya. Duetnya dengan Asri Akbar cukup menjanjikan.

“Saya melihat performa Hapit maju pesat. Makanya kita coba beri dia kesempatan di starting eleven,” ungkap Bendol.

Baca:  Maiga Tenggelamkan Kapal Selam

Tak hanya dari sisi permainan alumni Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) ini sangat bersemangat. Dalam tes VO2max di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Hapit mendapat hasil terbaik di antara punggawa SFC yang lain. “Dia punya Vo2Max bagus. Dari tes, dia punya nilai tinggi,” tukasnya.

Performa Hapit di awal tahun 2016 ini memang lebih baik dari tahun sebelumnya. Ketika itu, tampak meredup sehingga disalip oleh Ichsan Kurniawan. Kini, Hapit seakan memperlihatkan tajinya. Ia terlihat begitu enerjik dalam bermain dan memberikan umpan. Bahkan, saat uji coba pertama, ia berhasil menyarangkan sebuah gol di gawang PS Pertamina.

“Dia pantas diberikan kesempatan untuk turun bersama rekan-rekan seniornya,” ujarnya. # zal

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prediksi BIN Terhadap Puncak Penyebaran Corona di Indonesia

Jakarta, BP Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkap data prakiraan puncak penyebaran Covid-19 di Indonesia. Doni mengutip ...