Home / Headline / Bakar Lahan di Bawah 2 Hektar Pun Dilarang

Bakar Lahan di Bawah 2 Hektar Pun Dilarang

rakor kahutla (4)Palembang, BP

Selama ini pembukaan lahan dengan cara dibakar yang luasannya tak lebih dari dua hektar masih diperbolehkan. Namun hal tersebut ditengarai berakibat api dapat meluas hingga ke lahan lain. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tengah menggodok Peraturan Gubernur yang mengatur tentang pelarangan tersebut.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menuturkan, pihaknya tengah menyusun Pergub tersebut. Dalam waktu dekat, Pergub akan segera disahkan.

“Dalam Pergub tersebut, salah satunya ada larangan pembukaan lahan meski di bawah dua hektar. Kita susun dulu,” ujarnya usai Rakor Pencegahan Karhutla di Griya Agung, Jumat (22/1).

Gubernur menuturkan, banyak dampak negatif yang dirasakan akibat bencana ini, tidak hanya dari segi materi namun juga nonmateri. Seperti banyaknya penerbangan terganggu akibat keterbatasan jarak pandang, meningkatnya jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan diberhentikannya kegiatan belajar mengajar para siswa.

Baca:  Rakor Karhutla Bersama Pelaku Usaha Perkebunan dan Kehutanan

Tahun lalu, ia melanjutkan, pihaknya sudah berusaha maksimal dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah pusat hingga daerah mengeluarkan biaya yang luar biasa besar.

Ia juga menyinggung perusahaan yang dinilai tidak bertanggung jawab atau dinilai tidak mampu melakukan pemadaman hingga melakukan pembiaran walau daerah yang terbakar itu bukan berada di wilayah perkebunan tersebut seperti di wilayah sekitarnya.

“Perusahaan berdalih api itu berasal dari luar, tapi mengapa 74 persen lahan terbakar terjadi di daerah konsensi perkebunan. Antisipasi dari perusahaan tidak mampu, berarti pemilik perusahaan bersalah,” terangnya. Tak hanya perusahaan yang disinggung, namun juga para bupati/walikota juga dinilai tidak mampu menjaga daerahnya.

Baca:  Mencegah Karhutlah Dengan Tradisi Kekas

Tahun ini, pihaknya akan melakukan pencegahan melalui deteksi dini pemantauan hotspot, pemanfaatan sistem peringatan dini dari BMKG, pembuatan Perda pengendalian karhutla, audit ketaatan perusahaan HTI dan perkebunan, penyuluhan pencegahan karhutla kepada masyarakat, patroli pencegahan karhutla, dan membangun 102 DPA.

Selama 2015, tercatat ada sebanyak 736.563 hektar di 97 kecamatan yang ada di Sumsel. Luasan lahan dan hutan terbakar terbesar ada di Ogan Komering Ilir dengan 377.333 hektar.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Sigit Wibowo mengatakan, tahun lalu tercatat karhutla di Sumsel cukup luas yakni mencapai 377.333 hektar lahan sesuai perhitungan Dishut Sumsel.

Sementara OKU Selatan, Prabumulih, Lubuk Linggau, dan Pagaralam tak ditemukan adanya lahan yang terbakar. Sebanyak 426.863 hektar lahan gambut yang terbakar di mana 309.724 hektar merupakan lahan konsensi. Sementara 309.724 hektar lahan nongambut yang terbakar.

Baca:  Bagindo: Elite Pemerintahan Provinsi, Pemko dan Pemkab Seperti Kehilangan Ide, Itikad dan Semangat Hadapi Karhutla

Sigit mengatakan, saat ini tercatat jumlah desa rawan kebakaran atau terbanyak muncul hotspot pada 2015, yakni 49 desa di OKI, 21 desa di Muba, 10 desa di Banyuasin dan 22 desa di Ogan Ilir.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo mengatakan, pihaknya juga siap membantu terutama dalam bentuk tenaga karena dari segi peralatan TNI lebih lengkap. Pihaknya juga bakal bersinergi, tidak bekerja sendiri-sendiri dalam pencegahan karhutla di Sumsel.

Kasdam II/Sriwijya Bigjend TNI Komarudin Simanjuntak mengatakan, akan membuat pos-pos patroli dan pengamanan di perusahaan dan perbatasan hutan. Ada temuan-temuan oleh TNI seperti pembalakan liar yang justru memanfaatkan bencana ini untuk tujuan yang semakin tidak baik. O idz 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pasien Corona di OKI Bertambah, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tunda Dulu Perjalanan Jauh

OKI, BP–Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI mendapati satu lagi kasus positif Corona. Seorang warga OKI dinyatakan positif setelah ...