Home / Headline / Tiga Kasus Kejahatan Meningkat

Tiga Kasus Kejahatan Meningkat

Anirat, Korupsi dan Narkoba

6eb4b1a8ed68214ae7a4c86692674e4d_XLPalembang, BP
Kasus kejahatan yang meningkat sepanjang tahun 2015 terdapat tiga jenis kejahatan yakni, Kasus Penganiayaan Berat (Anirat), Korupsi dan Narkoba. Peningkatan ketiga kasus kejahatan tersebut berdasarkan data analisis dan evaluasi (anev) gangguan Kamtibmas sepanjang tahun 2015.

Dari data tersebut, Jumlah Tindak Pidana (JTP) ketiga jenis kejatan itu meningkat dibandingkan dengan tahun 2014. Untuk Kasus Anirat, JTP naik sebanyak 396 kasus dengan total 1.531 dibandingkan sebelumnya sebanyak 1.335 kasus.

“Kasus Anirat meningkat baik menggunakan bagian badan maupun senjata tajam, peningkatan kasus terjadi sebanyak 396. Faktornya rata-rata karena mudah emosi,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri, saat menggelar Press Release Kapolda Sumsel Anev Gangguan Kamtibmas Tahun 2015, di Bundara Air Mancur (BAM), Rabu (31/12).

Baca:  10.708 Kasus Kejahatan Belum Diselesaikan Polisi

Masih dikatakan jenderal bintang dua ini, jenis kejahatan lainnya yang meningkat adalah Kasus Korupsi. Sebelumnya JTP sebanyak 25 kasus dengan Penyelesaian Tindak Pidana (PTP) 34 naik menjadi 37 kasus dengan PTP 30.

“Korupsi juga meningkat 12 kasus. Kita akan terus lanjutkan ke pengadilan untuk kasus korupsi. Saya janji, untuk kasus korupsi tidak kita hentikan dan tidak akan kita tutupi,” tegas Iza.

Selain Kasus Anirat dan Korupsi, dikatakan Iza, kasus ketiga yang meningkat terjadi juga di Kasus Narkoba. Tahun 2015 meningkat sebanyak 187 kasus dengan total 1.233 kasus dengan PTP 1.202 dibandingkan sebelumnya sebanyak 1.046 kasus dengan PTP 851.

“Narkoba Naik 187 kasus tahun ini. Memang penyalahgunaan Narkoba akan sama-sama dibrantas, artinya narkoba adalah musuh bersama. Apalagi jika sekali memakai Narkoba akan sulit untuk keluarnya, jadi harus dibasmi bersama-sama,” kata Iza.

Baca:  10.708 Kasus Kejahatan Belum Diselesaikan Polisi

Sementara tindak pidana lainnya yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya terdapat sebanyak 7 jenis kejahatan yakni, Pencurian dan Pemberatan (Curat) menurun 724 kasus dengan JTP sebanyak 3.757 dan PTP 1.477, Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) menurun 702 kasus dengan JTP sebanyak 1.841.

Kemudian, Pencurian dan Kekerasan (Curas) menurun 306 kasus dengan total 1.579, Kasus Penggelapan menurun 47 dengan JTP sebanyak 1.473, Penipuan menurun 209 dengan JTP sebanyak 1.295, Pencurian Biasa menurun 17 kasus dengan JTP sebanyak 503, serta Permainan Judi menurun 148 kasus dengan JTP sebanyak 169.

Baca:  10.708 Kasus Kejahatan Belum Diselesaikan Polisi

Angka Kriminalitas Turun 5 Persen

Secara umum situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Sumsel, menurut Iza, sepanjang tahun 2015 dalam keadaan kondusif. Bahkan, untuk angka kriminalitas di wilayah hukum Polda Sumsel menurun sekitar lima persen dibandingkan tahun 2014 lalu.

Berdasarkan Anev Sitkamtibmas secara umum, jumlah tindak pidana menurun dari 22.909 menjadi 20.898. Sedangkan, penyelesaian tindak pidana dari 8.942 menjadi 10.190, tahap prosentase penyelesaian tindak pidana dari 39,09 persen menjadi 48,76 persen.

“Angka kriminalitas menurun sekitar dua ribuan kasus dibandingkan tahun sebelumnya atau sekitar 5 persen. Hal ini ditandai dengan terselenggaranya roda pemerintah dalam berbagai aspek kegiatan pembangunan dan aktifitas masyarakat berlangsung secara baik tanpa adanya kendala dan gangguan yang meresahkan,” pungkas Iza. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Royana Terharu, SLB Negeri Kabupaten PALI Mulai Belajar

PALI,  BP Kegiatan belajar-mengajar sudah dimulai di Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Untuk yang pertama ...