Home / Headline / Pekarangan Jadi Lahan Sayur Tanaman Hias

Pekarangan Jadi Lahan Sayur Tanaman Hias

IMG_8967Palembang, BP
Pekarangan rumah masyarakat perkotaan jarang sekali diberdayakan untuk menanam tumbuhan palawija atau holtikultura. Kebanyakan masyarakat menanam tanaman hias yang lebih indah dipandang.

Namun Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Selatan memiliki gagasan lain. Mereka mencoba memanfaatkan kegunaan lain holtikultura yang selain bisa dikonsumsi, juga dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex Noerdin mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Sumsel untuk mendirikan Kitchen Garden yang terletak di dalam kawasan Jakabaring Sport City (JSC) untuk dijadikan percontohan taman tumbuhan holtikultura sebagai tanaman hias.

“Ini sebenarnya tercetus dari impian ibu-ibu PKK sejak 2012 lalu, selepas kunjungan ke Dataran Tinggi Cameron, Malaysia. Kaum ibu ingin memiliki kebun sayuran palawija yang indah dipandang. Atas kerja sama yang baik dengan Dinas Pertanian, terlaksanalah Kitchen Garden ini,” ujarnya usai melakukan panen di Kitchen Garden, Senin (28/12).

Eliza menjelaskan, pembuatan Kitchen Garden ini sebagai percontohan dalam skala kecil agar TP PKK kabupaten/kota serta masyarakat umum pun membuat kebun seperti ini dipekarangan rumah mereka.

Dirinya mencontohkan, dengan bibit yang bagus, perawatan yang intens, serta tempat yang terpelihara, tanaman palawija bisa menjadi tanaman hias yang indah.

Eliza tak menampik, butuh waktu yang lama untuk menghasilkan sayur mayur yang terbaik. Sebelumnya, banyak tangan-tangan jahil dan kurangnya perawatan, menyebabkan tanaman palawija di Kitchen Garden kurang maksimal saat datang masa panen. “Namun sejak 2014 dirawat dan dijaga dengan baik, akhirnya bisa menghasilkan tanaman yang bagus,” tutur Istri Gubernur Sumsel ini.

Berbagai sayur mayur ditanam di dalam screen house berukuran 20×15 meter ini. Beberapa diantaranya yakni tomat, timun, kubis, terong ungu, pare belut, cabe merah, labu panjang, kacang panjang, daun kucai, belut, kencur, jahe, kunyit, daun Seledri, lidah buaya, serta daun sirih.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Erwin Noorwibowo menuturkan, seluruh yang ditanam di Kitchen Garden merupakan komoditi holtikultura yang bukan hanya diberdayakan di Sumsel. Bahkan tanaman yang tidak biasa ditanam di Sumsel seperti kubis, bisa ditanam di sini.

“Konsep Kitchen Garden memang dicetus oleh Ibu Gubernur. Beliau ingin mencontohkan tanaman sayuran dengan penataan yang baik. Kami menanam tumbuhan sayur yang memang banyak disukai pasaran agar masyarakat lebih tertarik untuk menanam di kebun sendiri,” jelasnya.

Selama ini, Erwin menjelaskan, masyarakat kota yang memiliki pekarangan kurang memanfaatkannya lebih baik dengan menghilangkan tanah ditutup dengan beton. Padahal bila dimanfaatkan dengan baik menjadi kebun dalam pekarangan, masyarakat mendapatkan keuntungan ganda. Selain memiliki kebun yang indah dipandang, hasilnya pun bisa menjadi konsumsi keluarga.

“Di Kitchen Garden sendiri kami menggunakan bibit yang dijual di pasaran, namun kami pilih yang hybrid yang sudah melalui seleksi genetika sehingga ini adalah bibit yang paling unggul. Yang berbeda hanya perawatannya. Di sini seluruh tanaman merupakan organik, tanpa menggunakan pestisida,” ujar Erwin.

Terdapat empat petugas perawatan dan dua pengawas di Kitchen Garden. Bila masyarakat tertarik untuk menanam di rumah masing-masing dan ingin tahu caranya, bisa menanyakan segala hal kepada petugas di Kitchen Garden. Dimulai dari mendapatkan bibitnya dari mana hingga perawatannya.

“Kami ajarkan cara penanaman serta peletakan bibit agar secara estetika, bisa menjadi lebih cantik. Tanaman holtikultura bisa dikembangkan jadi tanaman hias juga dengan pengaturan yang baik,” tandasnya. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

UTD PMI OKU Gelar Buka Puasa Dengan Pendonor Aktif

Baturaja, BP – Guna mempererat tali silahturahmi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten ...