Home / Headline / Ekstasi Diselundupkan di Sepatu dan Sandal

Ekstasi Diselundupkan di Sepatu dan Sandal

Bandar, Kurir, dan Ekstasi Rp221 Juta Diamankan

20151220_140057Palembang, BP
Penyelundupan narkoba jenis ekstasi dengan memanfaatkan sebuah sepatu dan sandal yang telah dimodifikasi sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut saat melakukan pengiriman ke Musi Banyuasin (Muba), berhasil dibongkar jajaran Unit II Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Terbongkarnya jaringan ini, setelah polisi berhasil menangkap bandar, Mgs Arahman alias Maman (38) beserta kurir, Ismail (37), di tempat gudang penyimpanan ekstasi, di Jalan Swadaya Murni, Komplek Griya Lebak, Blok D, RT 107 RW 009, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Palembang, Jumat (18/12) pukul 14.50.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 2.021 butir ekstasi warna putih abu-abu berlogo M dengan berat 683,24 gram atau senilai Rp221 juta yang berada di lemari pakaian dan disimpan di dalam tas warna coklat.

Baca:  Palembang Gelar Konser  Hari Musik Nasional 9 Maret 2019 "No Drug No Ecstasy"

Ditemui pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolda Sumsel, Minggu (20/12), dikatakan tersangka Maman, warga Jalan KH Azhari, Lorong Siliwangi, RT 05 RW 09, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, ia mengupah tersangka Mail seharga Rp500 ribu per dua hari.

“Sandal dan Sepatu itu memang sudah dimodif di bagian dalamnya ada tempat untuk menyimpan ekstasi itu. Sudah enam kali itu juga dikirim ke daerah, biasanya Muba,” ujar tersangka Mamam.

Baca:  Ekstasi Rp291 Juta Gagal Beredar

Dari ribuan butir ekstasi tersebut, masih dikatakan tersangka Mamam, selalu habis terjual dalam waktu sekitar 15 hari. Bahkan, untung yang diperoleh dari penjualan barang haram ini, ia memperoleh hingga Rp60 juta.

Sementara itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa menjelaskan, tersangka Maman ini sudah menjadi Target Operasi (TO) pihaknya. Bahkan, sebelum ditangkap sudah dilakukan pengintaian selama satu Minggu.

“Asal barang haram ini diduga dari luar dengan pemilik pemilik JN yang kini menjadi DPO kita. Tetapi, dari pengakuan kedua tersangka ini tidak mengetahui keberadaan JN. Meskipun begitu kami tak percaya dan masih didalami lagi, karena akan dibongkar hingga akar-akarnya,” jelas Syahril.

Baca:  535 Ekstasi Dibuang ke Toilet

Memang, sambung Syahril, dalam menjalankan aksinya mereka ini menyewa tempat di lokasi penangkapan sebagai gudang penyimpanan ekstasi. Untuk peredarannya, rata-rata di Kota Palembang dan ke daerah-daerah.

“Modusnya kalau ngirim ke daerah dengan cara dimasukan ke dalam sandal dan sepatu. Akibat ulahnya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkas Syahril. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Zaskia Gotik Meriahkan  Panggung Prajurit dan Pesta Rakyat di Lanud SMH Palembang

Palembang, BP PANGKALAN TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Helambang (SMH) Palembang, menggelar acara Panggung Prajurit dan pesta rakyat yang dikemas ...