Home / Headline / Belum Ada Tempat Pengolahan, Kopi OKUS Diangkut ke Lampung

Belum Ada Tempat Pengolahan, Kopi OKUS Diangkut ke Lampung

buah-kopi_resizedMuaradua, BP
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan patut untuk berbangga hati mengingat daerah ini merupakan salah penghasil kopi terbesar di Provinsi Sumatera Selatan. Tetapi sangat disayangkan keberadaan kopi tersebut tidak diolah atau diproduksi di Kabupaten OKUS.
Menurut Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Rizal Pahlefi, AP, MSi, hal ini disebabkan ketersediaan listrik yang ada saat ini belum maksimal. Sehingga hasil bumi OKUS ini diangkut ke daerah lain agar bisa diolah.
“Jauh hari memang sudah kita pikirkan mengenai pengolahan kopi ini, tapi kendalanya, listrik di OKUS sering mati, makanya banyak petani menjual langsung ke pengepul terus dibawa ke Lampung,” tuturnya, Kamis (17/12).
Padahal, kata dia, sentral kopi yang tersebar di Kabupaten OKUS sangat potensial untuk mendirikan rumah produksi maupun koperasi penampung hasil kopi tersebut.
“Dalam satu tahun hasil kopi di OKUS memang cukup besar, memang seharusnya ada tempat pengolahannya,” kata dia.
Bahkan saat ini, sebut dia, ada salah satu  jenis kopi yang sudah diolah menjadi kopi kemasan yang namanya sudah dipatenkan. “Di desa Sipatuhu, sekarang sudah membuat kopi kemasan namanya Miyoga dengan campuran kopi jenis robusta dan pinang,” jelasnya.
Namun ke depannya ia tetap optimis, untuk mendirikan yang  tempat produksi kopi tersebut, sehingga hasil dari Bumi Serasan Seandanan itu tidak diangkut ke daerah lain.
“Kita harapkan ke depan jika gardu induk dan jaringan transmisi Martapura Muaradua selesai, akan kita programkan tempat produksinya,” harap dia.#bob
Baca:  Sumsel Gelar Musi Coffee Culture 2019
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

431 Jamaah Haji Kloter 5 Tiba di Baturaja

Baturaja, BP — Sebanyak 431 dari 432 jamaah haji asal Kabupaten OKU yang tergabung dalam Kloter 5 hari ini tiba ...