Home / Headline / ‎Tunggu Rekap PPK dan KPU‎

‎Tunggu Rekap PPK dan KPU‎

ahmad-naafi-sh-mkn-38347Palembang, BP
Walau bermunculan beberapa hasil Quick count 7 daerah pilkada di Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel)  masyarakat masih harus menunggu rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang berlangsung mulai tanggal  10-16 Desember 2015 mendatang.
Bebrapa paslon sudah mengklaim kemenangannya dari hasil Quick count. Selain itu hasil validitas data dilakukan oleh KPU Kabupaten di tujuh daerah di Sumsel dengan melakukan scan form c dan d hasil perhitungan suara baik di TPS maupun hasil rekap PPK untuk segera disampaikan kepada KPU RI dan bisa diakses semua masyarakat melalui wesite KPU RI .
“Scaning form c-1 sedang dilakukan bahkan di Pali,dan Muratara sudah ada yang rampung, ini merupakan upaya kpu menjaga suara rakyat dan transparan tidk bisa dipermainkan hasilnya,” kata Ahmad Naafi komisioner KPU Sumsel, Kamis(10/12).
Mengenai upaya konstitusional yang  dilakukan paslon yang kalah mantan panwaslu kabupaten Muba ini menjelaskan bahwa sesuai peraturan MK nomor 1/2015 tentang pedoman beracara dalam perkara Perselisihan hasil pemiihan gubernur ,bupati, wako menganut ketentuannya bahwa kabupaten dengan jumlah penduduk sampai dengan  250 ribu  jiwa, pengajuan permohonan dilakukan jika terdapat perbedaan perolehan suara paling banyak sebesar 2 persen antara pemohon dengan paslon suara terbanyak berdasarkan penetapan hasil perhitungan suara oleh termohon.
“Kabupaten  dengan jumlah penduduk lebih dari 250 jiwa sampai 500 jiwa pengajuan permohonan dilakukan jika terdapat perbedaan perolehan suara paling banyak sebesar 1,5 persen antara pemohon dengan paslon peraih suara terbanyak berdasarkan penetapan hasil perhitungan suara oleh termohon dan kabupaten dengan jumlah penduduk lebih 500 jiwa sampai 1000 jiwa,pengajuan permohonan dilakukan jika terdapat perbedaan perolehan suara paling banyak sebesar 1 persen antara pemohon dengan paslon  suara terbanyak berdasarkan penetapan hasil penghitungan suara oleh termohon,” katanya.
Selain itu pengajuan pengajuan perselisihan merupakan hak paslon atau kuasa hukumnya dalam waktu 3×24 jam sejak termohon atau KPU kabupaten mengumumkan penetapan hasil.
Mengenai rekap PPK , Naafi yang melakukan supervisi dan monitoring di kabupaten  OKU, OKUS dan OKUT dimana rata-rata PPK sudah merekap hasil dari PPS mulai hari ini 10 hingga  16 Desember 2015 sesuai PKPU No 2/2015 tentang tahapan.
Naafi mengingatkan PPK bahwa dalam rekap tingkat kecamatan diwilayahnya untuk memaparkan kejadian khusus /keberatan dari saksi (form c2) KWK yang menjadi catatan pada proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS dan PPK beserta panwascam dan saksi paslon agar dapat menyelesaikan kejadian khusus/keberatan saksi yang menjadi catatan PPK/Panwas TPS sehingga tidak menjadi permasalahan pada saat rekap di jenjang berikutnya.
Sementara itu Ketua Kpu Sumsel Aspahani mengatakan masih terus memantau proses tahapan dan  kegiatan scanning dibeberapa daerah seperti Mura dan Muratara.
“Proses situng sedang berjalan dan kpu Sumsel terus memantau kendala dilapangan,kalau ada kendala seperti lambatnya proses situng akan dicari solusi dan  KPU Sumsel akan turun tangan agar cepat diselesaikan,katanya.#osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Soroti Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Palembang

Palembang, BP Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang menyoroti kasus-kasus kekerasan dengan perempuan sebagai korban. Setidaknya, ada 62 kasus hukum terkait ...