Home / Bisnis / MTF Sulit Capai Target

MTF Sulit Capai Target

Palembang, BP

0912.20.Branch Manager Mandiri Tunas Finance (MTF) Palembang, Arief PramonoKondisi perekonomian Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini cukup memberikan dampak yang kurang baik terhadap lini pembiayaan, sehingga sulit mencapai target di tahun ini.

Seperti halnya Mandiri Tunas Finance (MTF) yang fokus pada pembiayaan mobil baru. Sepanjang tahun 2015 mampu meningkatkan market share di Sumsel sebesar 30 persen naik dari tahun lalu yang tercatat 25 persen. Namun dari sisi target pembiayaan sangat sulit untuk tuntas.

Branch Manager Mandiri Tunas Finance (MTF) Palembang Arief Pramono mengatakan, hingga akhir tahun ini, MTF menargetkan pembiayaan sebanyak 2.500 unit dan saat ini pencapaiannya baru 90 persen. “Untuk bisa sampai tuntas dalam waktu tiga pekan ini sulit, karena sempat terkendala pada saat penjualan mobil cukup down di bulan April dan Mei, namun setelah Lebaran kembali optimal,” katanya, Selasa (8/12).

Baca:  Aksi Jual Dolar Lebih Dominan

Menurutnya, meskipun demikian, pencapaian target year to year (yoy) meningkat 15 persen, dari target tahun lalu Rp25 miliar dan tahun ini Rp28 miliar. Pembiayaan di Sumsel sekitar 180-200 unit per bulan. Untuk sektor yang masih berpotensial seperti wiraswasta, pegawai, perkebunan seperti kelapa sawit yang masih bisa bertahan.

Untuk meningkatkan customer yang menggunakan pembiayaan di MTF, maka MTF mengadakan program one to seven Wonders (satu dari tujuh keajaiban dunia yang bisa dikunjungi. Program one to seven (1 to 7) Wonders merupakan program berhadiah bagi nasabah MTF yang dapat melihat satu dari tujuh keajaiban dunia seperti ke negara Cina, India, Belanda, dan lain-lain.

Baca:  LPPDK Pemilu 2019 di Sumsel, PKS Sumsel Tertinggi dengan Rp 5,9 Miliar

“Program ini merupakan program nasional, kita menyediakan sebanyak 200 tiket yang akan diundi pada awal tahun 2016. Harapannya dengan penawaran menarik ini bisa meningkatkan pencapaian target. Apalagi bunga kredit kita bersaing dari yang lain yaitu mulai dari 3,98 persen dan tenornya ada juga hingga tujuh tahun,” ujarnya.

Untuk komposisi di MTF, 95 persennya mobil baru, dua persen mobil bekas, dua persen alat-alat berat. Pihaknya membiayai kredit dengan menggandeng beberapa dealer seperti Honda, Mitsubishi, Suzuki, Toyota, Daihatsu dan lain-lain. Untuk saat ini yang paling mendominasi market di sektor pembiayaan yaitu mobil passenger sebesar 65 persen, 30 persen komersial, dan sisanya pick up.

Baca:  Aksi Jual Dolar Lebih Dominan

“Saat ini kita memang lebih fokus ke mobil passenger, karena disaat perekonomian yang belum membaik mobil passenger masih lumayan. Untuk jenis mobil passenger itu merupakan kendaraan kebutuhan penunjang kehidupan yang tidak begitu terpengaruh, meski keadaan ekonomi belum membaik,” katanya.#pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Telkomsel Gelar Masak Takjil Bareng Serempak di 14 Kota Sumatera

  Palembang, BP Mengusung semangat “Sebarkan Kebahagiaan”, pada momen Ramadhan 1440H ini Telkomsel Area Sumatera menggelar BUKA PUASA bersama karyawan ...