Home / Pendidikan / Mahasiswa dan Dosen UTP Diberi Sosialisasi Investasi

Mahasiswa dan Dosen UTP Diberi Sosialisasi Investasi

Palembang, BP

BP/ADI KURNIAWAN SOSIALISASI-OJK Sumsel memberikan sosialisasi masalah investasi kepada dosen dan mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang (UTP), Selasa (8/12).

BP/ADI KURNIAWAN
SOSIALISASI-OJK Sumsel memberikan sosialisasi masalah investasi kepada dosen dan mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang (UTP), Selasa (8/12).

Upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan (Sumsel) menyebarkan pengetahuan luas kepada mahasiswa dan konsumen lainnya, dilakukan dengan menggalakkan sosialisasi di kalangan universitas. Sosialisasi bertajuk OJK dan Industri Jasa Keuangan ini, di Universitas Tridinanti Palembang (UTP) dihadiri 100 peserta terdiri dari pegawai, dosen, serta mahasiswa Fakultas Ekonomi.

Staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sumsel Meilthon Purba mengatakan, bahwa masyarakat memerlukan edukasi dan perlindungan konsumen pada jasa keuangan. Pada tahap awal mereka lebih fokus kepada para mahasiswa, kemudian baru ke kelompok masyarakat, komunitas dan lain-lain. Dalam hal ini mereka bertugas, memfasilitasi keluhan masyarakat berupa masalah perbankan, dana pensiun, asuransi, penggadaian dan sebagainya.

“Hal ini menjadi penting karena banyaknya pelanggaran dan kejahatan terhadap masyarakat akibat rendahnya pengetahuan akan sistem keuangan,” kata Meilthon Purba di sela-sela edukasi dan sosialisasi, Selasa (8/12).

Dia menjelaskan, selain edukasi dan perlindungan konsumen ini juga merupakan bagian dari amanat penting OJK sesuai dengan Undang Undang Nomor 21 tahun 2011 yang memiliki fungsi untuk mensejahterakan rakyat. Dalam melakukan amanat ini OJK membentuk sistem perlindungan konsumen keuangan yang terintegrasi dan melaksanakan edukasi serta sosialisasi yang masif dan menyeluruh.

“OJK akan mengefektifkan dan memperkuat bentuk perlindungan konsumen yang selama ini masih rendah khususnya masyarakat sering merasa dirugikan. Dengan adanya edukasi seperti ini kami berharap masyarakat akan mengetahui segala persoalan yang sering terjadi misalnya, kerugian dana asuransi, perbankan, penggadaian dan lain-lain,” ujarnya.

Dalam menjalankan strategi ini OJK akan mengedepankan dua program yakni Literasi Keuangan dan Program Layanan Konsumen Terintegrasi. Khusus untuk pengadaan sosialisasi dan edukasi, OJK akan bekerja sama dengan berbagai instansi termasuk ke dalamnya perguruan tinggi. Kegiatan yang dilakukan seperti pameran, seminar dan diskusi publik.

“Selain dua upaya tersebut, terdapat empat program pendukung lainnya yakni Harmonisasi Regulasi Perlindungan Konsumen, Market Intelijen, Penyelesaian Sengketa dan Pembelaan Hukum serta Aliansi Strategis dengan Lembaga lainnya,” bebernya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi UTP Syaiful Sahri SE, Msi, mengatakan, sebanyak 100 mahasiswa dan dosen mengikuti kegiatan ini. Hal ini merupakan salah satu cara mengedukasi mahasiswa tentang manfaat dan peranan dari OJK. Khusus dosen sangat memerlukan edukasi yang bersifat langsung seperti ini dengan mendapatkan penjelasan dari orang yang memang pakarnya.

Menurutnya, peranan OJK sendiri belum terlalu dikenal karena mahasiswa merupakan calon-calon pembentuk rumah tangga baru nantinya. Dengan latar belakang pendidikannya ini nantinya akan memudahkan mereka memahami pentingnya OJK sebagai wadah yang memfasilitasi masyarakat yang merasa dirugikan oleh berbagai perbankan yang ada, serta dapat memberikan pelajaran bagi orangtua di rumah.

“Jadi, melalui edukasi ini mereka dapat meminimalisir segala risiko yang akan terjadi pada hari mendatang,” pungkasnya.

Oadk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

27 Lulusan SMAN Sumsel Terima Beasiswa Perguruan Tinggi Bergengsi di Indonesia

Palembang, BP Kiprah lulusan SMA Negeri Sumsel, sebagai salah satu sekolah unggulan di Sumsel kini terus meluluskan generasi yang berkualitas ...