Home / Headline / Juli 2016, Sejarah Tokoh Pejuang Masuk Muatan Lokal

Juli 2016, Sejarah Tokoh Pejuang Masuk Muatan Lokal

Jalan AlexPalembang, BP
Saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sejarah atau cerita dari para tokoh pejuang yang pada zaman dahulu ikut memperjuangkan kemerdekaan di daerahnya. Salah satu tokoh pejuang ini ialah Mayor Noerdin Pandji yang merupakan ayahanda dari Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin.

“Pada zaman dahulu beliau merupakan salah satu pejuang yang ikut berjuang merebut kemerdekaan di Provinsi Sumsel,” ungkap Sekretaris Daerah Sumsel Mukti Sulaiman saat diwawancarai wartawan usai acara pembukaan focus group discussion (FGD) penulisan buku biografi tokoh pejuang Sumsel Mayor Noerdin Pandji di aula Handayani Diknas Sumsel, Sabtu (28/11) pagi.

Menurutnya, hampir rata-rata masyarakat Sumsel belum mengetahui secara pasti cerita tentang tokoh pejuang ini. Padahal, harusnya semua orang tahu dengan sejarah ini, khususnya untuk generasi muda agar lebih mengerti pengorbanan dari pejuang terdahulu.

“Ini PR kita semua, karena para tokoh pejuang ini juga belum banyak terdokumentasikan dalam buku-buku sejarah. Karena itu, semua pihak yang mengetahui sejarah dari para tokoh pejuang harus bisa mengkaji dan membuatnya dalam bentuk buku sejarah, agar bisa disampaikan dengan para siswa dalam mata pelajaran muatan lokal,” terang Mukti.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo menjelaskan, proses penulisan naskah biografi tokoh pejuang Sumsel Mayor Noerdin Pandji ini sudah melalui proses selama 4 bulan.

“Sebelum diterbitkan, kami juga meminta masukan apabila ada kekurangan atau kelebihan dari sejarah yang diceritakan dalam buku ini. Kedepan, kami juga akan mengangkat biografi para tokoh pejuang Sumsel lainnya,” jelasnya Widodo.

Tujuan mengangkat sejarah tokoh pejuang Sumsel ini, sambung Widodo, agar menginspirasi anak-anak muda jaman sekarang untuk mempelajari dan mengetahui perjuangan pejuang terdahulu.

“Jangan sampai malah anak-anak lebih menyukai tokoh pejuang yang ada di luar negeri,” ujar Ia.

Ditambahkannya, semua penulis dan pihak terkait akan melakukan penyempurnaan buku ini agar layak menjadi referensi utama pelajaran sejarah di sekolah leat mata pelajaran muatan lokal.

“Bulan Juli 2016, pelajaran sejarah tokoh pejuang lokal ini sudah masuk ke muatan lokal. Ini sudah dipastikan karena sudah ada Peraturan Perundang-undangannya. Ini juga salah satu bentuk program bela negara,” tandasnya.

Terpisah, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, almarhum H Noerdin Pandji merupakan sosok seorang pejuang sejati, karena bertanggung jawab untuk negara dan bertanggung jawab dengan keluarga.

“Yang saya ingat dari ayah saya, banyak pesan yang sampai saat ini selalu saya ingat. ‘Tolonglah orang terdekatmu, selagi kamu bisa menolongnya’, itu pesan ayah saya yang selalu saya ingat dan saya praktikkan dalam kehidupan,” ungkap Alex.

Menurutnya, dengan membantu orang dengan perasaan ikhlas akan datang balasan Allah yang lebih indah dan apapun yang kita kerjakan akan selalu dimudahkan-Nya.

“Contohnya saya, sekarang apapun yang saya lakukan jadi lebih dimudahkan. Mungkin, ini juga akibat dari kebaikan dari ayah saya pada zaman dahulu,” ucapnya.

Ia mengatakan, sangat bangga dengan sosok almarhum sang ayah Mayor Noerdin Pandji karena sudah membesarkan dirinya menjadi orang yang berguna. “Ayah saya sudah membuat saya merasa bangga memiliki sosok seperti dirinya. Semoga saya juga bisa membuat anak saya bangga dengan sosok ayah seperti saya,” tandasnya. #dil

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Akselerasi Pengentasan Kemiskinan Lewat Program Ramadhan ACT 2019

Palembang, BP Menyambut bulan suci Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak muslim sedunia memperbanyak amal saleh melalui ...