Home / Headline / Sriwijaya FC vs Persija Seperti Duel Final

Sriwijaya FC vs Persija Seperti Duel Final

11 25 -- SFC vs PersijaPalembang, BP

Mematikan trio Persija Jakarta dan mewaspadai bola mati, itulah yang harus dilakukan Sriwijaya FC (SFC) untuk dapat memenangkan pertandingan lanjutan Jenderal Sudirman Cup di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (25/11) malam.

Pertandingan ini seperti duel final bagi skuad asuhan Benny Dollo. Bagaimana tidak, kegagalan meraih poin penuh di laga ini akan memperberat peluang SFC melaju ke babak perempatfinal.

“Jika kita mampu menang atas Persija, peluang untuk lolos sekitar 80 persen. Tidak ada jalan lain, kami harus menyerang sejak menit awal dan tidak mengulangi kesalahan seperti ketika menghadapi Arema Cronus kemarin,” kata pelatih asal Manado ini.

Peluang anak asuhnya meraih kemenangan atas Macan Kemayoran terbuka lebar, namun Bendol mewanti-wanti Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan untuk tidak menganggap enteng lawan.

“Persija merupakan salah satu tim yang berbenah untuk turnamen ini. Mereka menunjukkan kualitasnya di laga pertamanya dengan menang atas PBR,” ujarnya.

Beberapa nama, seperti Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne, Raphael Maitimo, dan Mbida Messi merupakan trio maut Persija, yang wajib diwaspadai SFC.

“Maitimo kini bermain sedikit lebih ke depan. Hasilnya kemarin, ia membuat satu assist dan satu gol,” ujar pelatih berusia 65 tahun.

Pacho merupakan salah satu penyerang yang paling berbahaya di turnamen ini. Begitupun Messi. Pemain yang berposisi sebagai second striker ini, juga bisa jadi targetman. Pergerakannya lincah dan cukup sulit dihentikan.

“Saya kenal betul kualitas mereka. Pertama kali ke Indonesia, mereka bermain untuk Persija di mana saya adalah pelatihnya. Pacho punya finishing tajam dan penempatan posisinya juga selalu tepat. Melawan PBR, tendangan pertamanya langsung berbuah gol. Lini pertahanan SFC harus waspada,” jelasnya.

Guna meredam trio maut Persija, Bendol menaruh harapan tinggi pada Ngurah Nanak, Asri Akbar, dan Achmad Hisyam Tolle.

“Bila ketiga pemain ini bisa dimatikan, maka permainan SFC akan bisa berkembang,” ujarnya.

Bendol juga mengingatkan pemainnya untuk menghindari pelanggaran di daerah kotak penalti. Di tim lawan ada Ismed Sofyan yang piawai dalam mengeksekusi bola-bola mati.

Tendangan pemain berposisi wing bek ini sangat keras dan akurat, penempatan bolanya kerap sulit dijangkau kiper.

Pelatih Persija Bambang Nurdiansyah memperkirakan pertandingan nanti bakal berjalan sengit. Ia tidak melihat kekurangan pada SFC, kendati baru saja menelan kekalahan dari Arema Cronus di laga sebelumnya.

“Melawan Arema kemarin, saya pikir SFC tidak bermain buruk. Memang setiap tim akan selalu kesulitan apabila menghadapi tuan rumah. Jadi partai nanti tetap akan sengit. Tetapi kami optimis akan mampu mencuri poin,” ujar pelatih yang akrap disapa Banur yakin.

Menurutnya, kekuatan SFC ada pada lini depannya. Laskar Wong Kito memiliki stok pemain bertipikal menyerang yang melimpah dan hampir semuanya berkualitas. Mereka seperti Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, Patrich Wanggai, Osas Saha, dan TA Musafri.

“Mereka punya kecepatan yang pasti merepotkan. Belum lagi Osas Saha. Untuk memenangkan pertandingan, kami akan mematikan lini depan mereka,” jelasnya.

Lini belakang Persija juga harus kerja keras sebab pemain depan SFC punya skill dan naluri gol yang tinggi. Namun demikian, ia sudah tahu apa yang harus dilakukan.

“Kita sudah mengantungi kekuatan mereka. Kalau kita bisa menang lawan SFC, itu akan memudahkan langkah ke babak delapan besar. Anak-anak harus kerja keras di partai Rabu malam,” tegasnya. # zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pesona Adu Skill Jam Session MLD SPOT Jazz N Blues

Palembang, BP Suasana di Ranting Coffee Kamis, (23/5) malam tampak lebih ramai dari biasanya. Tampak mulai pukul 21.00 beberapa musisi ...