Home / Palembang / Masalah Pasar Tumbuh, PD Pasar Minta Koordinasi Instansi Terkait

Masalah Pasar Tumbuh, PD Pasar Minta Koordinasi Instansi Terkait

IMG_00001635Palembang, BP
PD Pasar Palembang Jaya mengklaim masalah pasar tumbuh atau pedagang kakilima (PKL) yang ada di kawasan sekitar pasar di Kota Palembang, yang kerap mengganggu arus jalan adalah tanggung jawab bersama dan harus ada koordinasi dari semua instansi terkait.
Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya Apriadi S Busri mengatakan masalah pasar tumbuh, tidak hanya menjadi tanggung jawab PD Pasar selaku pengelola pasar, namun juga koordinasi instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
“Mengatasi masalah pasar tumbuh ini harus ada kerja sama Pemerintah Kota Palembang melalui instansi terkait, seperti Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Camat sampai ke tingkat Kelurahan,” kata Apriadi, Jumat(20/11).
Dikatakan, masalah pasar tumbuh ini membuat pasar dari luar tampak semeraut, hak pejalan kaki terabaikan karena pedagang berjualan di atas trotoar, bahkan mengganggu lalu lintas pengendara karena pedagang berjualan di badan jalan.
“Sebenarnya secara Peraturan Daerah (Perda) sudah jelas, trotoar tidak boleh dijadikan tempat berjualan, apalagi badan jalan. Sementara PD Pasar ini sebagai inventarisasi dan penindakan sudah ada pihak yang berwenang seprti Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja,” katanya.
Apriadi menggambarkan, masalah yang cukup kompleks ini juga harus melibatkan pihak Kecamatan dan Kelurahan, jadi setiap kawasan juga harus ada pengawasan bahkan penindakkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Koordinasi tidak hanya petugas penindakan, juga ada pengawasan dari pihak kecamatan dan kelurahan. Kalau koordinasi tidak berjalan, maka masalah ini sulit terselesaikan,” katanya.
Pantauan BeritaPagi, pasar tumbuh di Kota Palembang kian tidak terkendali. Jika berkendara di kawasan Pasar 26 Ilir pagi harinya, tampak badan jalan banyak pedagang yang berjualan.
Tidak hanya itu, makin banyaknya pedagang yang berjualan dan pembeli yang memarkirkan kendaraan di badan jalan, membuat jalan makin sempit, bahkan kemacetan makin tidak terhindarkan.
Demikian yang terpantau di sekitar Pasar Cinde, pedagang sudah membuat lapak permanen, sehingga mbuat pasar tumbuh di kawasan ini makin tidak terhindarkan. Bahkan menjamur ke badan jalan.
“Harusnya memang ada gedung yang menampung pedagang seperti kami, tapi kalau ada gedung sewanya mahal atau murah, kalau mahal pedagang pasti tidak mau, karena kami juga mau cari untung,” kata Riza (35) pedagang di kawasan pasar Cinde. #ren

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kasus Surat Suara Tercoblos, NasDem Minta Waspadai Skenario Kotor

Jakarta, BP — DPP Partai NasDem menduga ada cara-cara kotor dilakukan terkait surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. Polisi dan Bawaslu ...