Home / SFC / Andalkan Kuartet Penyerang

Andalkan Kuartet Penyerang

Palembang, BP

Performa Sriwijaya FC di Jenderal Sudirman Cup diyakini bakal lebih baik daripada saat tampil di Piala Presiden silam. Kedatangan muka-muka baru yang menghiasi barisan serang, menambah pede kubu Laskar Wong Kito.

Ketika tampil di Piala Presiden 2015 pada September silam, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tidak diperkuat Ferdinand Sinaga. Minus striker murni dan playmaker, SFC terlalu mengandalkan winger Titus Bonai. Imbasnya, serangan pun monoton. Toh, skuad Benny Dollo masih mampu tembus final, kendati akhirnya kalah dari Persib Bandung.

Di Jenderal Sudirman Cup, SFC optimis juara. Terlebih, Ferdinand, yang sebelumnya bermain untuk PSM Makassar di Piala Presiden, telah kembali dari masa peminjamannya. Ferdinand, pemain terbaik ISL 2014, diyakini akan meningkatkan daya gempur lini serang SFC. Ia akan diposisikan Bendol di sayap kanan. Sementara Tibo tetap menempati sayap kiri.

Untuk pos striker, SFC merekrut legiun asing Osas Saha (Nigeria) dari Semen Padang. Sedangkan bertindak selaku pengatur serangan akan diberikan kepada Raffaele Simone dari Italia.

“Kita sangat yakin lini depan Sriwijaya FC di turnamen Jenderal Sudirman akan lebih tajam,” kata Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan, Jumat (13/11).

Peran Osas Saha, Ferdinand, Tibo, dan Simone, akan sangat penting. Mereka diharapkan jadi solusi tumpulnya lini depan SFC saat tampil di Piala Presiden lalu.

“Di depan nanti tetap Osas Saha, tapi kamu bisa lihat bagaimana mobilenya lapis kedua,” ujarnya.

Menurut dia, Osas tidak akan statis di posisi targetman. Ia akan diinstruksikan membuka ruang bagi rekan-rekannya di lini kedua untuk masuk ke pertahanan musuh.

“Organisasi tim dan kekompakan sudah sangat bagus. Kita hanya terkendala penyelesaian akhir. Kembali bergabungnya Ferdinand dan adanya tambahan striker asing, mudah-mudahan masalah ini teratasi,” tukasnya.

SFC akan melakoni laga perdananya di Jenderal Sudirman Cup dengan menghadapi Gresik United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, (19/11) mendatang.

Kendati buta kekuatan lawan, namun dari apa yang dipertontonkan Gresik ketika menghadapi Arema Cronus di laga pembuka, bisa memberi gambaran buat kubu SFC.

“Jujur kita tidak paham betul kekuatan calon lawan. Tetapi kami tidak mau lengah dan tetap bermain ngotot,” tutur Hartono.

Anak asuh Widodo C Putro itu dianggap lawan berat, terlepas kekalahan mereka 1-4 dari Arema. “Seluruh lini terutama lini depan harus bekerja keras untuk menang di partai perdana,” tuntasnya. O zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Terungkap, Ini Kelemahan Sriwijaya FC

Palembang, BP Kekalahan Sriwijaya FC dari tim lokal Bhayangkara FC Palembang 0-1 dari tim lokal Bhayangkara FC Palembang di lapangan ...