Home / Headline / Waw, KPU OI Beli Tinta Lebih dari Rp 56 Juta

Waw, KPU OI Beli Tinta Lebih dari Rp 56 Juta

Inderalaya, BP
DSC_1036Untuk menyukseskan pilkada 9 Desember mendatang, KPU Ogan Ilir (OI) membeli tinta sebanyak 1.634 botol melalui pengadaan penunjukan langsung hingga Rp56.373.000 dari CV Kharisma Chemindo yang terletak di Jalan Tole Iskandar, Perum Tirta Mandala Blok P4, Depok, Jawa Barat.

Dipilihnya CV tersebut dengan alasan telah berpengalaman secara nasional dalam pengadaan tinta untuk KPU RI maupun KPU kabupaten di Indonesia saat pelaksanaan pilpres dan pileg beberapa waktu lalu. Padahal lokasi produksi CV tersebut sepertinya kurang representatif berada di daerah agak kumuh, berukuran 6 x 8m, beratapkan asbes, bahkan plang CVhanya terbuat dari spanduk yang sudah kumal dan sobek.

Sekretaris KPU OI Fathoni melalui Penjabat Pengadaan Barang KPU OI Zulkarnain SE Msi, Kamis (12/11), kepada BeritaPagi mengatakan tidak benar kalau lokasi produksi CV tersebut terlihat kumuh, hanya saja karena CV tersebut memproduksi tinta dan berada dalam gudang sehingga terkesan terlihat tidak beraturan.

“Ya representatif tempat sesuai prosedur, sesuai SNI, karena nilainya di bawah Rp200 juta jadi sistem penunjukan langsung, karena dia berpengalaman, maka CV Kharisma Chemindo di Jalan Tole Iskandar, Perum Tirta Mandala blok p4, Depok yang dipilih. Dengan nilai pengadaan Rp 56.373.000 untuk membeli tinta sebanyak 1634 botol yang dikemas dalam tujuh dus, dan diantar menggunakan truk logistik. Alhamdulillah tintanya sudah sampai,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menyukseskan pilkada dibutuhkan dua botol di setiap TPS, satu botol berisi tinta 40 ml sudah sertifikasi MUI dan daya tahan 3 hari. Karena kita negara muslim mayoritas penduduknya selain lebel SNI juga harus bersertifikasi MUI,” ujar Zul.

Dikatakannya, jika cv tersebut tidak berpengalaman dalam memproduksi tinta, pihak KPU OI tidak akan menunjuknya untuk meroduksi tinta. “Ya kita sudah sesuai aturan pengalaman senior kalau baru mencoba tidak berani. Silakan diperiksa kita sesuai aturan. Yang jelas kita ingin lancar dalam pilkada, kita imbau kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember guna memilih pemimpin yang sesuai hati nurani,” ujarnya.

Warga Inderalaya, Sumanto, mengatakan seharusnya KPU OI jeli dalam memilih pemenang CV yang memproduksi tinta, “Siapa tahu abal-abal dalam produksi tintanya, kalau memang tempatnya saja sudah tidak representatif. Tentunya kita ingin pilkada ini berjalan lancar,” ujarnya. #hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pemkab Muba Fasilitasi Penyelesaian Masalah Pertanahan Transmigrasi

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Pertanahan Transmigrasi, lokasi Air Tenggulang SP.5 Desa Tenggulang Baru Kecamatan ...