Home / Headline / Giliran Kodim Amankan Kabel Karsono

Giliran Kodim Amankan Kabel Karsono

Palembang, BP
Giliran-Kodim-Amankan-KabelLagi, kabel bawah laut milik Karsono diamankan oleh jajaran Kodim 0414 Belitung. Untuk kesekian kalinya kabel bawah laut yang konon tidak bertuan, diambil Karsono dari dalam laut. Padahal, kabel-kabel itu berikut Karsononya sempat beberapa kali diamankan oleh pihak yang berwajib, mulai dari Polres bahkan Polda Babel
Namun nyatanya, sampai saat ini kasus pengambilan kabel bawah laut oleh Karsono tidak pernah naik ke meja hijau. Terakhir anak buah (pekerja) serta barang bukti kabel bawah laut milik Karsono, diamankan oleh jajaran Kriminal Umum Polda Babel. Tapi lagi-lagi kasus tersebut seperti hilang ditelan bumi dan tidak ada tindak lanjutnya.
Dan beberapa hari lalu, giliran Kodim 0414 Belitung yang mengamankan kabel tersebut. Dandim 0414 Belitung, Letkol Arhanud Marten Perny Rorintulus Senin (9/11) mengatakan, penangkapan oleh mereka ini berawal dari laporan masyarakat ke Danrem Garuda Jaya Bangka Belitung.
Selanjutnya Danrem memerintahkan Dandim untuk menindak lanjuti informasi. Kemudian anggota Kodim 0414 Belitung bergerak menuju ke lokasi pelabuhan kapal milik Karsono yang membawa kabel bawah laut. Dari pelabuhan itu terbukti benar adanya ditemukan setumpuk kabel bawah laut yang belum sempat diolah.
“Benar jika jajaran Kodim 0414 menindak lanjuti perintah Danrem untuk mengamankan barang bukti kabel bawah laut milik Saudara Karsono. Danrem juga mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada aktifitas pengambilan kabel bawah laut yang diduga ilegal,” jelas Dandim.
Menurut Marten untuk selanjutnya barang bukti akan diserahkan ke Polres Belitung, karena Kodim tidak bisa melakukan penyidikan. Untuk proses selanjutnya kata dia, biar hukum yang membuktikan benar atau salahnya.
“Barang bukti dan proses selanjutnya kita serahkan ke Polres Belitung, karena kita tidak punya wewenang untuk melakukan penyidikan. Benar salah itu biar hukum yang membuktikan, yang pasti mengambil barang yang bukan miliknya itu kategori kriminal dan mencuri. Dan Karsono tidak bisa menunjukkan dokumen yang menyatakan kabel yang diambilnya itu legal,” papar Marten.
Sementara itu, Anggoro selaku masyarakat Belitung, mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh Kodim 0414 Belitung. Sebab, kabel bawah laut yang diambil oleh Karsono itu merupakan kekayaan negara yang harus jelas tata cara pengambilannya.
“Itu merupakan kekayaan negara yang dilindungi, jadi harus jelas tata cara pengambilannya, bukan hanya serta merta diambil begitu saja. Memang jika dikategorikan sebagai perbuatan mencuri siapa yang kehilangan barang tersebut, tidak ada yang melapor kehilangan. Namun bukankan mengambil barang yang bukan miliknya itu juga bisa dikategorikan sebagai mencuri juga,” jelasnya.
Anggoro memaparkan, Karsono ini sudah seperti kebal hukum. Sudah beberapa kali Karsono beserta pekerjanya ditangkap oleh aparat penegak hukum, dari mulai Polres Belitung sampai Polda Bangka Belitung, namun kenyataan sampai detik ini Karsono masih berlenggang bebas menjalankan aktifitas bisnisnya yaitu mengambil kabel bawah laut yang konon katanya tidak bertuan. Bahkan tidak pernah satu kalipun kasus Karsono ini sampai ke pengadilan.
“Apakah Karsono ini kebal hukum atau memang tidak ada pasal-pasal pada KUHP yang bisa menjerat aktifitas dan bisnis yang dijalankan oleh Karsono, atau barangkali ada aparat penegak hukum yang membekingi bisnis milik Karsono, terlepas dari itu semua yang jelas hukum tetap harus ditegakkan. Pencuri pisang dan pencuri ayam saja bisa dijebloskan ke penjara, masa Karsono yang diduga sebagai sang pencuri kabel laut tidak bisa dijerat hukum? Ada apa dengan Karsono dan siapa orang kuat dibelakangnya?” tanya Anggoro.
Sementara itu Karsono ketika dihubungi wartawan harian ini mengaku dirinya sedang di Pulau Bangka. Ia menyebutkan, tidak mengetahui jika kabel bawah laut miliknya telah diamankan oleh jajaran Kodim 0414 Belitung.
Tapi menurutnya, kejadian seperti ini sudah biasa. Ia memprediksi mungkin ada orang yang iri dengan bisnis dijalankannya, makanya terus-terusan dan tidak henti-hentinya ia dikerjai orang.
“Biasalah orang iri sama saya, lapor sana dan sini. Kita liat aja nanti proses hukumnya sampai dimana,” tantang Karsono.#osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pekan Pustaka Palembang, Pamerkan Koleksi Pustaka dan Manuskrip Kuno

Palembang, BP   TIGA perpustakaan di kota Palembang yaitu Perpustakaan Masjid Agung Palembang , Perpustakaan Umariyah dan Perpustakaan Al Washliyah memamerkan beragam koleksi pustaka ...