Home / Sumsel / Gentar OI Minta Ganti Rugi Lahan yang Digusur

Gentar OI Minta Ganti Rugi Lahan yang Digusur

Palembang, BP
IMG-20151102-03081Sekitar ratusan orang  yang menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Ogan Ilir (Gentar OI) melakukan aksi unjuk rasa, disela-sela Paripurna Istimewa VII DPRD Sumsel dengan Agenda, Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD SumselPergantian Antar Waktu (PAW), Senin (2/11) di Halaman DPRD Sumsel.
Menurut koordinator aksi Gantar OI Jauhari didampingi Koordinator lapangan Ari Stiawan, aksi ini mereka lakukan karena tanah warisan leluhur mereka telah dirampas oleh rezim penguasa Mawardi Yahya yang saat itu menjabat Bupati OI
“Pemimpin yang sejati adalah yang mensejahterahkan rakyat bukan membuat rakyat sengsara. Dari tanah tempat kami hidup, dari tanah tempat kami mencari makan, dari tanah tempat kami dibesarkan menghidupi keluarga kami. Tanah kami sudah dirampas oleh Mawardi sebagai penguasa OI, dulu dijanjikan akan ada ganti rugi, tapi kini tinggal janji,”katanya
Maka dari itu, massa yang merupakan masyarakat Pemulutan Kabupaten OI, hendak mengadu ke wakil rakyat Sumsel, Gebernur, Polda Sumsel untuk dapat memberikan solusi ganti rugi, mengangkat harkat dan martabat hidup kami yang dirampas oleh pemimpin OI yang zolim.
Dijelaskannya, beberapa Desa yang tergusur itu meliputi 14 Desa yaitu, Desa Babatan Sudagar, Kedukan Bujang, Tanjung Pasi, Palu, Pemulutan Ilir, Aurstanding, Pemulutan Ulu, Sei lebong, Lebung Jangkar, Segayam, Rawa Jaya, Lebak Pring, Mekar Jaya dan Desa Pematang Bungur
“Kami meminta ganti rugi pembebasan lahan kami yang digusur. Kemudian, meminta Mawardi harus bertanggung jawab atas persoalan ini,”pungkasnya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel H Chairul S Matdiah, SH memastikan kalau memang belum ada ganti rugi maka harus dianggarkan untuk lahan warga tersebut diganti rugi.
      “Kita akan dorong agar lahan warga di ganti rugi ,” katanya usai menemui para pendemo.
      Selain itu massa sempat menggelar dialog dengan pihak Komisi I DPRD Sumsel dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi.#osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pembahasan APBD Sumsel 2020 Alot, Terancam Lewat Waktu

Palembang, BP–Pengesahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020 diperkirakan lewat dari batas waktu, kini pembahasannya ...