Home / Hukum / Empat Tersangka Korporasi di Sumsel Ditahan

Empat Tersangka Korporasi di Sumsel Ditahan

Palembang, BP
thumb_283395_12214618122013_Kabid-Humas-Polda-Sumsel-Kombes-Pol-R-Djarod-PadakovaKepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya merilis perkembangan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumsel.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova mengatakan, untuk karhutla oleh korporasi, Polda Sumsel dan Polres OKI sudah menetapkan empat orang tersangka dan kini sudah ditahan.
Menurutnya tiga tersangka ditangani Dit Reskrimsus Polda Sumsel dan ditahan di Polda Sumsel dari PT PH, sedangkan Polres OKI satu orang tersangka ditahan dari PT RPP.
“Dari Polres OKI kasus PT RPP di OKI yang ditahan Manager Perkebunan inisial T, yang di tangani Dit Reskrimsus PT PH tersangkanya seorang Direktur inisial P dan dua orang karyawannya inisialnya M dan E , jadi total empat sedangkan untuk perorangan sudah 24 tersangka sudah ditahan, empat sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” katanya, Senin (2/11).
Untuk empat tersangka korporasi ini sudah dilakukan penyerahan tahap I. “Senin kemarin berkas sudah kita limpahkan lagi ke kejaksaan setelah melengkapi petunjuk-petunjuk dari jaksa penuntut umum,” katanya.
    Sedangkan di korporasi ini luas lahan terbakar seluas 8.442.2 ha dengan jumlah laporan ada 15 laporan dari Polda Sumsel, Polres OKI, OI, Muba, Banyuasin, Muaraenim, OKU, Lahat,dan Mura
Sedangkan  untuk data penanganan kasus karhutlah perorangan di wilayah Polda Sumsel dengan tersangka berjumlah 24 orang dan tiga tersangka dari Polres OKU dan Polres Mura  sudah penyerahan tahap kedua ke jaksa, dengan total laporan 19 laporan di Polres OKI, OI, Muba, Banyuasin, Muaraenim, OKU, Lahat, Mura dimana ada 533,5 Ha lahan yang terbakar.
Dimana mereka diduga melanggar Undang-Undang (UU) lingkungan hidup dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.
” Ini data hingga hari ini terkait penanganan kasus dugaan pembakaran, kelalaian di perusahaan ( korporasi) dan perorangan dan mereka di tetapkan tersangka ini ada indikasi terjadinya kelalaian , pelanggaran atau dugaan kesengajaan pembakaran ,” katanya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri juga memastikan proses hukum pelaku karhutlah di Sumsel sudah berjalan.
” Yang membakar prosesnya sudah sampai kejaksaan tahap I yang kelalaian ini masih dalam proses penyidikan, ,” katanya.#osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bahannya Cuma Alkohol dan Air Sumur Mentah

Sekayu, BP–Tim gabungan Kepolisian Resort Musi Banyuasin membongkar pabrik minuman keras (miras) palsu berkedok rumah makan, Senin (16/4) malam, di ...