Home / Headline / Tingkatkan Layanan, RS Siloam Sriwijaya Gabung BPJS

Tingkatkan Layanan, RS Siloam Sriwijaya Gabung BPJS

Palembang, BP
rs-siloam-sriwijaya-palembangMemasuki usia ke-3 tahun, Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang terus berevolusi menjadi salah satu RS terbaik di kota Palembang  dengan terus  meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

RS Siloam Sriwijaya menargetkan di awal tahun 2016 sudah bisa melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk semua kelas.

Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Rumah sakit Siloam Sriwijaya Dr Mgs Johan T Saleh, MSc dalam peringatan HUT ke-3 RS Siloam Sriwijaya, Kamis (29/10). Untuk sekarang pihaknya tengah melakukan diskusi dengan pihak BPJS terkait penetapan kelas untuk pasien BPJS nantinya.

“Akhir tahun mungkin sudah ada kesepakatan mengenai klasifikasi kelas pasien BPJS, sehingga awal tahun depan
kita sudah bisa melayani pasien BPJS,” terangnya.

Sambung Dr Johan, dalam persiapan sebagai RS rujukan Pasien BPJS nantinya, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan bagi pasien, khususnya dalam penambahan jumlah bed pasein.

“Sesuai dengan aturan apabila ingin membuka pelayanan pasien BPJS, harus memiliki lebih kurang 200 bed, untuk sekarang kita hanya ada sebanyak 135 bed, di mana dalam waktu akhir tahun akan kita tambah menjadi 300 bed lagi,” tuturnya.

Sedangkan mengenai tenaga medis dan ahli medis, Dr Johan mengatakan RS Siloam sendiri sudah mempunyai  tenaga medik yang memang sudah sesuai dengan standar, di mana RS Siloam sekarang memiliki dokter sebanyak
210 orang.

“Ini keseriusan kita sebagai pihak rumah sakit, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyrakat yang datang, sebab kepuasan dan kenyamanan pasien sangat kami utamakan. Sehingga apapun yang dirasakan kurang akan kami terus perbaiki tiap tahunnya,” sambungnya.

Dr Johan mengharapkan, dengan usia RS Siloam Sriwijaya yang sudah memasuki tahun 3, bisa diterima baik di masyarakat, khususnya bisa menjadi pilihan masyrakat untuk memeriksakan diri ataupun berobat saat sedang sakit.

“Semoga tiap tahunnya RS Siloam menjadi pilihan utama masyarakat baik di Palembang maupun luar Palembang untuk memeriksakan diri, sekaligus juga kita harap setiap pasien yang berobat di RS Siloam merasa senang dan puas akan pelayanan yang kami berikaan saat dirawat di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Dr Anton Suwindro M.Kes dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa kehadiran RS Siloam Sriwijaya di kota Palembang dapat membantu pelayanan pengobatan bagi masyrakat kota Palembang, terutama dengan masih tinggi kebutuhan RS di Palembang.

“Rumah sakit di Palembang ada sebanyak 32 RS, terdiri dari satu RS bertipe A, lalu RS tipe B ada tiga sedangkan rumah sakit tipe C ada 7, dimana RS siloam sriwiajya masuk kategori tipe C,” katanya.

Untuk itu, lanjut Dr Anton, pihaknya terus memberikan dorongan kepada rumah sakit tipe C khususnya RS Siloam Sriwijaya untuk beralih ke tipe menjadi tipe B, sehingga jumlah sakit tipe B akan dapat bertambah.

“Pihak Dinkes Palembang akan terus membantu Siloam untuk mewujudkan keinginan tersebut, oleh karena perlu persiapan yang sangat baik dan kordinasi yang tepat agar perubahan ahli tipe dari C ke B bisa cepat terealiasaikan,” jawabnya.

Dr Anton menambahkan, untuk keinginan RS Siloam
Sriwijaya yang akan menjadi RS rujukan pasien BPJS , dinilainya sangat baik. Sebab dengan semakin banyak RS melayani Pasien BPJS tentunya akan sangat membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarkat.

“Kita dukung hal tersebut, semoga kerja sama antara BPJS dan RS Siloam Sriwijaya bisa  cepat terjalin,” tutupnya. #sug

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...