Home / Headline / Pejabat Muba Dituntut 2 Tahun

Pejabat Muba Dituntut 2 Tahun

*Kasus Suap APBD 2015

Muba2Palembang, BP

Persidangan kasus suap pengesahan LKPJ kepala daerah 2014 dan APBD 2015 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan terdakwa Syamsuddin Fei dan Fasyar di Pengadilan Tipikor Kelas IA Khusus pada PN Palembang memasuki babak baru.

Setelah merampungkan pemeriksaan 45 saksi, kali ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa Syamsuddin dan Fasyar dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda masing-masing sebesar Rp50 juta, subsider tiga bulan penjara.

Menurut JPU sesuai dakwaan, dalam kasus ini kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a Undang Undang nomor 31 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Kami menuntut kedua terdakwa dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ujar JPU KPK, Taufiq Ibnugroho, usai persidangan, Jumat (30/10).

Menurut Taufik, dalam kasus dugaan suap ini terdakwa Syamsudin Fei dan Fasyar bersama dengan Bupati Muba Pahri Azhari dan istrinya Lucianty sebagai pihak pemberi uang suap kepada DPRD Muba melalui terdakwa Bambang Kariyanto (berkas terpisah).

Adapun uang komitmen tersebut berjumlah Rp17,5 miliar atau satu persen dari belanja modal APBD Muba 2015 yang telah direalisasikan secara tiga tahap, yakni Rp2,650 miliar, Rp200 juta untuk empat pimpinan DPRD Muba.

Saat melakukan penyerahan uang tahap tiga sebesar Rp2,560 miliar oleh kedua terdakwa di kediaman terdakwa Bambang dan disaksikan oleh terdakwa Adam Munandar, tertangkap tangan oleh KPK.

“Dengan demikian kami menilai kedua terdakwa terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Sehingga pantas dijerat hukuman pidana,” imbuhnya.

Usai mendengar tuntutan JPU, kedua terdakwa hanya akan menyampaikan pembelaan. Sehingga majelis hakim yang diketuai Parlas Nababan, menutup persidangan dan kembali akan dilanjutkan pekan depan.

“Sidang hari ini (kemarin-red) kita tunda dan kembali akan dilanjutkan pekan depan. Silakan terdakwa menyiapkan materi pembelaan untuk disampaikan pada persidangan selanjutnya,” kata Parlas.

Seperti diberitakan sebelumnya kedua terdakwa bersama dua anggota DPRD Muba Bambang Karyanto dan Adam Munandar ditangkap penyidik KPK berikut uang suap sebesar Rp2,56 miliar dari rumah Bambang, di Jalan Sanjaya, Palembang, 19 Juni lalu.

Adapun uang tersebut disiapkan sesuai dengan kesepakatan antara Pemkab dan DPRD Muba, agar para anggota dewan membahas dan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 serta memberi persetujuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah 2014.#ris

 

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...