Home / Headline / Keceriaan Anak-anak Terpapar Kabut Asap

Keceriaan Anak-anak Terpapar Kabut Asap

12179509_1010794502275376_1786922492_nBENCANA kabut asap yang terus melanda Sumatera Selatan membuat banyak keluarga memutuskan mengungsikan anak-anak mereka ke rumah singgah, terutama yang berada di kota Palembang. Salah satunya rumah singgah yang ada di Asrama Haji kota Palembang.

Bocah berusia 8 tahun, Ina, masih bermain asyik dengan mainan yang dia ambil di arena bermain di dalam rumah singgah Asrama Haji Palembang  yang berada di dalam ruangan tertutup berukuran 100×60 meter dengan pendingin udara.
Ina yang merupakan  pelajar kelas 3 SD ini sejenak melupakan asap yang terpapar di kota Palembang selama beberapa bulan ini. Bersama anak-anak yang lain dia bebas menggunakan berbagai fasilitas bermain seperti kolam mandi bola, perosotan, dan beberapa unit sepeda roda tiga dengan didampingi orangtua dan beberapa sukarelawan.
Selain itu arena permainan ini dilengkapi buku cerita, buku mewarnai, dan alat permainan bongkar pasang.
Ina mengakui kalau kini asap dimana-mana namun dia mengaku tidak merasa kalau asap telah masuk dalam tubuhnya.
“Asap? Enggak tahulah,” katanya kepada BeritaPagi, Kamis (29/10), sambil terus asyik bermain.
Ina mengaku hanya tahu kalau pagi tadi dia diajak kedua orangtuanya ke rumah singgah Asrama Haji Palembang .
Ina senang kini di dekatnya banyak mainan dan teman-teman seumuran dirinya bebas bermain.
Begitu pula Yosef (6), pelajar SD kelas I ini mengaku senang diajak ayahnya bermain di rumah singgah Asrama Haji Palembang. Sama seperti Ina, Yosef mengaku tidak merasa ada asap masuk dalam tubuhnya beberapa hari ini. Baginya dunia berjalan seperti biasa dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Soal bencana asap dan kebakaran lahan seolah terlewatkan dari pikiran warga Sukarami, Palembang ini.
Rizki (6), pelajar SD kelas I  mengalami hal serupa, baginya dunia itu adalah mainan, “Saya seneng ke sini, banyak mainan,” katanya.
Penanggung jawab rumah singgah Asrama Haji yang juga Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) Gapo/044 Mayor Sugiri melihat anak-anak tersebut memang rentan dengan bahaya terpapar asap saat ini sehingga anak-anak tersebut harus diselamatkan.
“Sudah banyak orangtua yang membawa anak-anaknya ke sini,” katanya.
Apalagi rumah singgah Asrama Haji memiliki beragam fasilitas yang disediakan. Ini merupakan sinergi dari berbagai pihak, dari pemerintah dan kalangan swasta yakni APP Sinar Mas.
“Ada  30 matras, dan 70 felbed dari Dinkes Sumsel. Sementara untuk arena permainan dan obatan-obatan didukung oleh APP Sinar Mas. Selain itu ada juga dukungan berupa SDM, dari TNI untuk pengawasan, petugas tagana, dan tim medis dari Dinkes dan APP Sinar Mas,” katanya.
Apalagi menurutnya rumah singgah di Asrama Haji ini sudah difungsikan sejak pekan lalu untuk daya tampung sekitar 1.500 orang dengan dilengkapi fasilitas pengobatan gratis dan dapur umum.
“Jika ruangan ini tidak mencukupi, kamar-kamar di Asrama Haji sudah disiagakan juga jadi tidak ada masalah,” kata Sugiri. dudy oskandar

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...