Home / Headline / Jokowi Akan Berkantor di Sumsel

Jokowi Akan Berkantor di Sumsel

Mobil dinas Presiden dan motor pengawalan sudah dikirim via pesawat hercules. Langkah ini diambil Presiden Jokowi dalam rangka penanggulangan kabut asap. 

Jokowi Bertemu Obama di Gedung Putih Metrotvnews.com, Washington DC: Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Oval Office, White House, Washington DC, AS, pada Senin (26/10) waktu setempat. Pada kesempatan tersebut Jokowi mengajak Obama bekerja sama mengembangkan ekonomi digital. Sementara Obama menyatakan siap memperkuat kerja sama dengan Indonesia mengingat Indonesia merupakan negara besar dan memainkan peran penting di Asia Tenggara. AFP/NICHOLAS KAMM

Jokowi bertemu Obama di Gedung Putih
AFP/NICHOLAS KAMM

Palembang, BP
          Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Setya Novanto bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswedan, Kapolri Jendral Badroddin Haiti, dan Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mampir ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, Selasa (27/10) pukul 09.30.
Pesawat yang mengangkut rombongan pejabat ini tidak bisa mendarat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, gara-gara jarak pandang terbatas. Kunjungan para pejabat negara ini untuk membahas penanggulangan kabut asap dan beberapa permasalahan lainnya.

Rombongan disambut Wakil Gubernur Ishak Mekki di ruang VIP Bandara SMB II. Setelah rapat, rombongan memilih menggunakan helikopter dari Palembang ke Jambi dan kembali ke Bandara SMB II sekitar pukul 14.00.
Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan memastikan, dalam waktu dekat Presiden Jokowi akan berkantor di Palembang, Jambi, atau Kalimantan Tengah.
“Biar beliau melihat sendiri keadaan di lapangan, kita belum tahu nanti apakah mau kemari atau ke Palangkaraya kita lihat. Saya belum tahu Rabu atau Kamis beliau datang, antara itulah,” katanya.
Hari ini, menurutnya, dua pesawat hercules sudah mendatangkan dua mobil dan satu motor pengawal presiden. “Benar, perangkat keras sudah datang. Tapi belum dipastikan akan kerja di daerah mana,” kata Luhut.
Untuk penanganan kebakaran lahan dan hutan termasuk asap, persiapan sudah dilakukan satgas di Jambi dan Sumsel dengan sangat baik. “Untuk penambahan pesawatnya lusa ada lima air traktor,” katanya.
Selain itu, posko singgah akan tetap dibuka sampai selesai kabut. “Intinya jangan sampai ada orang sakit, jangan sampai tidak kita tangani,” katanya.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson mengaku siap melakukan pengamanan terhadap presiden dan rombongan. “Saya belum tahu secara pasti kapan Bapak Presiden akan berkantor di sini baru pemberitahuan dari Menteri tadi, pastinya kalau tidak di Sumsel, di Palangkaraya. Jajaran kita dari Korem sudah mengingatkan kepada pemda bahwa Presiden ke sini agar dipersiapkan dengan baik, tempatnya. Saat ini, masih menunggu kepastiannya,” katanya.

Menurutnya, kendaraan keras yang dipergunakan Presiden ke Sumsel sudah datang, perlengkapan perkantoran mungkin yang ada di Palembang, lokasi perkantorannya belum bisa dijawab, pastinya belum tahu.

Sementara itu, Ketua DPR RI Setya Novanto sudah melihat langsung kondisi udara di Sumsel, terutama Kota Palembang yang kini masih diselimuti kabut asap.  Kondisi ini katanya harus menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya pemerintah saja.
DPR juga meminta pemerintah Jokowi segera melakukan pencabutan izin pengelolaan lahan gambut karena ini merupakan solusi terakhir untuk menghentikan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

“Tadi saya sudah melihat dari pesawat, asap ini makin membumbung. Saya rasa lahan gambut ini harus dihentikan (izin pengelolaannya). Situasi ini sudah sangat merugikan semua. Jadi tidak ada jalan lain, harus kita stop (pengelolaan) lahan gambut ini,”  katanya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wilem Rampangilei memastikan pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan menambah setidaknya 8-10 pesawat tipe Fix Wing dengan kapasitas enam ton air. Pertimbangan konsentrasi kebakaran lahan dan hutan yang tinggi di Sumsel, akan menjadi target operasi pesawat tersebut.
Menurutnya, saat ini operasi pemadaman kebakaran lahan gambut di Sumsel masih mengandalkan dua pesawat sewa dari Rusia BE-200 dan sejumlah helikopter untuk melakukan waterbombing. “Jadi, sementara masih ada dua. Pemerintah akan mencoba menambah lagi 8-10 pesawat fix wing lagi. Ada yang dari New Zealand, ada juga dari Kanada. Kapasitasnya kurang lebih enam ribu liter/pesawat,” katanya.
Menurutnya, kondisi yang ada di Bandara SMB II tidak mendukung untuk penempatan pesawat tersebut. Ada kemungkinan seluruh pesawat waterbombing akan ditempatkan di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung.
“Karena padatnya trafik di sini, dan pertimbangannya di taruh di Pangkal Pinang. Disana lebih bebas dari asap. Sehingga, pesawat itu kemungkinan untuk jam terbang lebih tinggi, daripada harus ditempatkan di Palembang,” katanya.
“Dari pantauan kita tadi, memang sampai kebakaran lahan belum sepenuhnya bisa dipadamkan. Tetapi, Jambi dan sebagian wilayah Sumsel tadi telah diguyur hujan selama 40 menit,” kata Williem.
Dengan adanya awan penghujan, pihaknya akan memaksimalkan pemadaman dengan menggunakan modifikasi cuaca. “Hujan tadi bukan hasil dari modifikasi cuaca. Namun, kita tetap memaksimalkan dengan penyemaian karena awan columunimbus sudah mulai terlihat, penyemaian dilakukan  sampai 30 Oktober,” ujar Willem.
Kasi Observasi dan Informasi BMKG Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang,  Agus Santosa menjelaskan, wilayah Sumsel yang diguyur hujan yakni Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang merupakan tempat titik api terbanyak. “Perkiraan kita, hujan akan tetap ada di pertengahan dan akhir November dengan potensi hujan ringan sampai lebat,” katanya.

Diakuinya, beberapa hari ini kalau ISPU Sumsel berada di bawah 200, 100. “Berarti itu penurunan hot spot, hot spot tidak ada, asapnya hilang, salah satunya dari canal blocking itu tadi yang mau jadi bahan tidak jadi bahan bakar karena basah,” katanya.#osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prabowo: Rakyat Mendambakan Pemimpin Yang Setia Kepada Rakyat

Palembang, BP Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menanti hasil Pilkada 2018, untuk menjadi acuan dirinya menghadapi Pemilihan Umum ...